oleh

Universitas Rokania Kukuhkan 10 Lulusan D3 Kebidanan pada Wisuda ke-3

Pekanbaru, detaksatu : Universitas Rokania menggelar Wisuda ke-3 Program Diploma di Pekanbaru, Rabu (13/5/2026), dengan mengukuhkan 10 wisudawati Program Studi D3 Kebidanan. Momentum wisuda ini menjadi penanda komitmen kampus dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau menyampaikan apresiasi kepada Universitas Rokania yang dinilai konsisten menjaga mutu pendidikan tinggi, termasuk melalui capaian akreditasi institusi dan program studi.

“Universitas Rokania terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas,” ujarnya di hadapan civitas akademika, orang tua wisudawan, serta tamu undangan.

Saat ini, Universitas Rokania memiliki 16 program studi dengan total mahasiswa mencapai 2.070 orang. Tiga program studi di antaranya telah meraih akreditasi “Baik Sekali”, termasuk Program Studi D3 Kebidanan yang menjadi fokus wisuda tahun ini.

Selain itu, kualitas sumber daya dosen juga menjadi perhatian. Dari total 97 tenaga pendidik yang dimiliki universitas, terdapat dosen dengan jabatan akademik lektor kepala, lektor, hingga asisten ahli. Khusus di Program Studi D3 Kebidanan, sebanyak tujuh dosen telah berstatus lektor.

Kepala LLDIKTI XVII menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa sistem penjaminan mutu pendidikan di Universitas Rokania berjalan dengan baik.

“Ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan yang dibina Universitas Rokania telah memenuhi standar penjaminan mutu yang tinggi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua wisudawan yang telah berjuang mendukung pendidikan putra-putri mereka hingga menyelesaikan studi.

“Di balik toga yang dikenakan hari ini, ada perjuangan dan harapan besar dari orang tua. Gelar ini juga merupakan kebanggaan bagi keluarga,” ungkapnya.

Kepada para lulusan D3 Kebidanan, Kepala LLDIKTI XVII berpesan agar menjadikan profesi bidan sebagai bentuk pengabdian kemanusiaan. Menurutnya, bidan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi.

Ia mengingatkan para lulusan untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga menjunjung tinggi empati, etika profesi, dan semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Jadilah tenaga kesehatan yang mampu memberikan solusi di tengah masyarakat dan terus menjaga nama baik almamater,” pesannya.

LLDIKTI Wilayah XVII juga berharap Universitas Rokania terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kontribusinya dalam memajukan pendidikan tinggi di Riau, khususnya di wilayah Pasir Pengaraian dan sekitarnya.

Acara wisuda ditutup dengan pantun dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas capaian para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.

Lap : vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *