Pekanbaru, detaksatu : Komisi III DPRD Pekanbaru memfasilitasi dialog antara guru SDN 181 Pekanbaru dan wali murid terkait insiden yang terjadi pada April 2026 lalu.
Pertemuan berlangsung di Ruang Banmus DPRD Pekanbaru, Senin (11/5/2026), dengan mengedepankan musyawarah dan kekeluargaan untuk mencari penyelesaian terbaik bagi kedua belah pihak.
Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Niar Erawati, didampingi Sekretaris Komisi III Abu Bakar serta anggota Lindawati, Putri Varadina, Sri Rubiyanti, Edi Azhar, Doni Saputra, Muhammad Sabarudi, dan Zakri Fajar Triyanto.
Turut hadir Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Alek Kurniawan bersama jajaran.
Sebagai komisi yang membidangi pendidikan, Komisi III DPRD Pekanbaru memberikan ruang kepada guru dan wali murid untuk menyampaikan pandangan masing-masing terkait persoalan yang terjadi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan secara damai. Namun, kuasa hukum wali murid meminta adanya perjanjian tertulis serta pemenuhan hak anak sebagai bentuk tanggung jawab.

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zakri Fajar Triyanto mengatakan, tindakan guru dalam persoalan tersebut dilakukan dengan niat mendidik. Meski demikian, proses pendidikan tetap harus berada dalam koridor yang tidak melibatkan kekerasan.
“Tindakan guru dilakukan dengan niat mendidik, bukan melukai. Tapi pimpinan rapat menegaskan, mendidik harus tetap dalam koridor tanpa kekerasan,” kata Zakri.
Sementara itu, Plt Kadisdik Pekanbaru Alek Kurniawan mengapresiasi langkah Komisi III DPRD Pekanbaru yang memfasilitasi pertemuan antara guru dan wali murid.
Menurut Alek, komunikasi dan keterbukaan antara pihak sekolah, orang tua, dan anak menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kalau guru, wali murid, dan anak bisa duduk bersama dengan menurunkan ego, insyaAllah persoalan selesai baik-baik. Yang utama adalah kepentingan dan psikologis anak,” ujar Alek.
Komisi III DPRD Pekanbaru berharap proses dialog tersebut dapat menghasilkan penyelesaian yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, sekaligus menjadi pembelajaran bagi semua pihak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Lap : Vie










Komentar