oleh

Optimalisasi Ketahanan Pangan Desa, Polsek Concong Kawal Program Penanaman Jagung Serentak di Concong Tengah

Indragiri Hilir – Dalam rangka mendukung program strategis nasional “Asta Cita” Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Concong Tengah, Bripka Yuri Alpajri, melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung di wilayah binaannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan kelancaran program ketahanan pangan yang digalakkan oleh pemerintah, khususnya melalui program monokultur penanaman jagung secara serentak.

Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Mei 2026, dimulai pukul 10.30 WIB. Lokasi pemantauan berada di area Parit Dika Dika, Desa Concong Tengah, Kecamatan Concong. Penanaman jagung di lahan ini menggunakan dana ketahanan pangan desa, yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan masyarakat setempat serta mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang ada.

Bripka Yuri Alpajri turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi pertumbuhan tanaman jagung hibrida jenis F1 Super BISI R 18. Pemantauan ini penting untuk memastikan bahwa tanaman tumbuh dengan baik dan bebas dari gangguan yang dapat menghambat hasil panen. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat petani juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan motivasi bagi para pelaku usaha tani dalam mengelola lahan mereka.

Luas lahan yang menjadi fokus dalam program monokultur ini mencapai 0,5 hektare. Tanaman jagung di lahan tersebut telah mulai ditanam sejak 11 Februari 2026. Hingga saat pengecekan dilakukan, kondisi tanaman terlihat sehat dan tidak ada laporan mengenai kegagalan panen. Meskipun belum memasuki masa panen, perkembangan tanaman sejauh ini menunjukkan potensi hasil yang menjanjikan bagi ketahanan pangan desa.

Kapolsek Concong, Iptu Anton Hilman, SH., MH., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk nyata dukungan Polri terhadap stabilitas nasional melalui sektor pangan. “Program ‘Asta Cita’ Presiden RI menekankan pada kesejahteraan rakyat, dan ketahanan pangan adalah salah satu pilar utamanya. Dengan memastikan program penanaman jagung berjalan lancar, kita turut berkontribusi pada stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” ujar Iptu Anton Hilman.

Iptu Anton Hilman juga menekankan peran strategis Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat desa. Melalui pendampingan dan pemantauan seperti yang dilakukan oleh Bripka Yuri Alpajri, Polsek Concong berupaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bagi aktivitas pertanian. Hal ini sejalan dengan visi kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat dan menyelesaikan permasalahan sejak dini, termasuk dalam aspek ekonomi produktif seperti pertanian.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung dari pukul 10.30 hingga 11.00 WIB, situasi di lokasi terpantau aman dan lancar. Tidak ada hambatan berarti yang dihadapi oleh tim pengecek maupun masyarakat sekitar. Koordinasi yang baik antara aparat kepolisian, perangkat desa, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program monokultur jagung di Desa Concong Tengah ini.

Dengan terlaksananya kegiatan pengecekan ini, Polsek Concong berharap dapat terus mendorong optimalisasi lahan pertanian di wilayahnya. Dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan desa diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat resilience komunitas terhadap tantangan ekonomi global. Kapolsek Concong berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung setiap inisiatif positif yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Indragiri Hilir.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *