Pekanbaru, Detaksatu.com : Anggota TNI, khususnya Babinsa Koramil 04 Lima Puluh, menunjukkan kepeduliannya terhadap kesulitan ekonomi masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Acara ini merupakan bagian dari program swasembada pangan yang bertujuan membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok, khususnya beras, dengan harga terjangkau. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi strategis, yaitu di Jalan Sultan Syarif Qasim Kelurahan Rintis dan Jalan AMD Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Minggu (14/09/2025)
Gerakan ini terlaksana berkat kerja sama apik antara Babinsa Kelurahan Rintis, Sertu Budi Setiawan dan Sertu M. Isak, dengan Perum Bulog Kota Pekanbaru. Kehadiran Bulog memastikan pasokan beras yang tersedia adalah Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), yang terkenal memiliki kualitas baik dengan harga yang terkontrol.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Kehadiran Danramil 04 Lima Puluh, Kapten Arh Bagus Dwi, yang diwakili oleh Serma Ucok Hasibuan, menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Selain itu, Misen, SH., Asisten Manajer Perum Bulog Riau dan Kepri, juga turut hadir bersama timnya. Dukungan dari berbagai tokoh masyarakat, seperti H Hasugian, Ketua PAC Ormas PBB (Persatuan Batak Bersatu) Kecamatan Lima Puluh, serta para anggota Babinsa dan PPM.
Total stok beras yang didistribusikan dalam gerakan ini mencapai 2 ton, atau setara dengan 400 karung beras kemasan 5 kilogram. Setiap karung beras tersebut dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Warga pun antusias menyambut kegiatan ini. Mereka tidak hanya merasakan manfaat ekonomi, tetapi juga merasa lebih dekat dengan TNI yang selama ini dikenal sebagai penjaga kedaulatan negara.
Danramil 04 Lima Puluh, Kapten Arh Bagus Dwi, dalam keterangannya menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap kesulitan rakyat.
Berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan pokok.







Komentar