Sosialisasi ini difokuskan untuk menguraikan secara gamblang mekanisme pendaftaran PPDB secara daring. Para orang tua diberikan penjelasan rinci mengenai tahapan pengunggahan dokumen yang diperlukan, serta bagaimana memilih jalur masuk yang sesuai, meliputi jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Serda Nofran Antoni Siringo-ringo menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, melainkan juga untuk memastikan masyarakat tidak menemui hambatan dalam proses krusial seperti pendaftaran sekolah ini.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah ini tidak hanya dihadiri oleh Serda Nofran, tetapi juga unsur keamanan sekolah serta puluhan orang tua siswa yang sangat antusias.
Pihak sekolah, melalui Guru SMPN 25, Ratna Dewi, SPd, menyampaikan apresiasi mendalam atas peran aktif Babinsa dalam membantu kelancaran proses PPDB ini.
Dampak positif dari pendampingan ini juga dirasakan langsung oleh orang tua calon siswa. Rina Marlina, salah seorang orang tua, mengungkapkan rasa leganya setelah memahami alur pendaftaran secara daring.
“Awalnya bingung soal unggah berkas dan pilih jalur. Tapi setelah dijelaskan, saya lebih paham. Terima kasih kepada Babinsa dan sekolah,” ujar petugas keamanan sekolah, Syahrul,
Secara terpisah, Komandan Rayon Militer 02/Kota, Mayor Arm Febrizal, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pendidikan adalah bagian integral dari program pembinaan teritorial.
Mayor Febrizal juga menambahkan, “Kami dorong Babinsa hadir memberi solusi. Pendidikan adalah urusan semua pihak, dan TNI siap mendukung,”
Hal ini juga menunjukkan bahwa dengan kerja sama yang solid, proses-proses penting seperti PPDB dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan memberikan kemudahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Komentar