Serda Muliono menjelaskan bahwa pembersihan sampah dan penggalian sedimen bertujuan untuk melancarkan aliran air di parit. Dengan aliran air yang lancar, diharapkan risiko terjadinya banjir atau bencana hidrologi lainnya yang dapat membahayakan keselamatan dan kenyamanan warga dapat diminimalisir secara signifikan.
Lebih lanjut, Serda Muliono mengungkapkan bahwa keberadaan sampah yang menumpuk dan air yang menggenang di parit tidak hanya menjadi pemicu banjir. Kondisi tersebut juga dapat menjadi tempat ideal bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain itu, penumpukan sampah juga menimbulkan masalah kesehatan lain berupa aroma tidak sedap yang dapat mengganggu kualitas hidup masyarakat sekitar.
Serda Muliono menekankan bahwa kegiatan gotong royong ini memiliki nilai ganda. Selain sebagai kegiatan positif untuk mengisi waktu luang, Goro juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga tercipta sinergi yang semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman bagi seluruh warga Kelurahan Air Dingin.
Komentar