Pekanbaru, Detaksatu.com :S ertu M Isak, Babinsa Tanjung Rhu Koramil 04 Lima Puluh, memimpin musyawarah koordinasi untuk pembukaan lahan yang akan ditanami padi gogo. Program ketahanan pangan ini merupakan inisiatif Kodim 0301 PBR untuk memperkuat swasembada pangan di wilayahnya. Musyawarah ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program ini, Kamis (27/02/2025)
Lahan seluas kurang lebih 1 hektar di Jalan Sumbersari, RT 06 RW 04, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, akan menjadi lokasi penanaman padi gogo. Kelompok tani Sumbersari Jaya, yang diketuai oleh Bapak Nizar, akan mengelola lahan ini. Ibu Jusfarahnita, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), akan memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani.
Program ini direncanakan akan dilaksanakan dalam dua tahap pada tahun 2025. Tahap pertama meliputi pengolahan lahan hingga proses penanaman, sementara tahap kedua akan fokus pada perawatan dan panen. Dinas Pertanian Kota Pekanbaru akan memberikan dukungan penuh untuk memastikan keberhasilan program ini.
Musyawarah koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh penting, antara lain Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Pimpinan Pertamina Ful Siak, Sekretaris Camat Limapuluh, Kepala Bidang Pertanian, Lurah Tanjung Rhu, Babinsa Tanjung Rhu, perwakilan RW 04 dan 06, serta anggota kelompok tani Sumbersari Jaya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap program ketahanan pangan ini.
Salah satu hasil penting dari musyawarah ini adalah komitmen Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk mendukung penyediaan alat berat dalam pembukaan lahan. Sinergi antarinstansi ini diharapkan dapat mempercepat proses pembukaan lahan dan memastikan kesiapan lahan untuk penanaman padi gogo.
Danramil 04 Lima Puluh, Kapten Arh Bagus Dwi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Program ketahanan pangan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam upaya memperkuat swasembada pangan. Dengan sinergi dan kerja sama yang baik, diharapkan program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, pungkasnya.







Komentar