Rohil, Detaksatu.com : Ditengah carut marut dan viralnya soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) para Pengawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau belum dibayarkan menimbulkan sorotan dan pertanyaan bagi semua kalangan.
Sebalik adanya masalah itu, muncul pengadaan di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Rohil yang patut dipertanyakan. Pasalnya pengadaan tersebut tidak untuk kepentingan masyarakat. Jika anggaran pengadaan itu dialihkan untuk membayar hak dan kewajiban untuk kepentingan masyarakat dan umum, tentunya tidak akan timbul polemik.
Pengadaan yang patut dipertanyakan yaitu, pengadaan 20 unit televisi (tv) senilai Rp 240.525.364, pengadaan bantal, mesin cuci, tablak meja dan ambal 3×4 Rp 156.643.503, pengadaan 16 unit kulkas dan dispenser Rp 262.500.000, pengadaan 35 unit air conditioner (AC) Rp 343.446.847.
Selanjutnya, pengadaan 4 unit cctv 16 channel dan sound system senilai Rp 163.000.000 dan Pengadaan 212 unit Mebel Rp 1.055.994.182. Pengadaan itu terungkap berdasarkan penelusuran diaplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup). Pengadaan itu dengan sistem E Kataloq.
Apakah pengadaan yang diduga diposkan di Bagian Umum Setda Rohil itu dibatalkan atau bahkan sudah dikerjakan, Samsuri, belum lama ini dikonfirmasi via whatshapp pribadinya 08127503xxxx sampai berita ini diorbtikan belum menjawab konfirmasi.
Lap : BT











Komentar