Bagansiapiapi, Detaksatu.com : Hari bersejarah bagi masyarakat Rokan Hilir ketika Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, H Bistamam dan Jhony Charles, atau lebih dikenal dengan jargon “Bijak,” menggelar kampanye dalam bentuk Tabligh Akbar yang begitu menggugah hati. Acara ini berlangsung khidmat di Pujasera, Jalan Pulau Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, pada Rabu (20/11/2024).
Di Tabligh Akbar tersebut, hadir sebagai penceramah utama adalah Ustadz Prof H Abdul Somad, Lc, DESA, PhD, dengan membawa pesan moral dan spiritual yang mampu membangkitkan optimisme bagi masyarakat Rohil. Ustadz Abdul Somad, atau yang akrab disapa UAS, dengan penuh semangat mengingatkan pentingnya bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab.
“Pemimpin itu bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab dunia dan akhirat. Jangan jadikan kepemimpinan sebagai alat untuk memperkaya diri. Jadikan ia sebagai wasilah untuk mengangkat derajat masyarakat, melawan kemiskinan, dan menegakkan keadilan,” seru UAS dengan lantang, disambut takbir dari ratusan masyarakat.
UAS juga menekankan bahwa membangun daerah tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi harus dibarengi dengan pembinaan akhlak masyarakat.
“Pemimpin yang baik adalah mereka yang tidak hanya membangun jembatan, tetapi juga membangun jembatan hati, yang mampu membawa rakyatnya kepada keberkahan dunia dan akhirat,” ucap UAS dengan nada penuh semangat.
Pada tabligh akbar ini juga dihadiri oleh calon Gubernur Riau, Abdul Wahid, yang memberikan dukungan moral kepada pasangan Bijak. Kehadiran tokoh besar ini semakin mempertegas kekuatan dukungan kepada H Bistamam dan Jhony Charles untuk membawa perubahan nyata bagi Rokan Hilir.
Dengan mengedepankan nilai religius, moral, dan program kerja konkret, pasangan Bijak semakin menguatkan posisinya sebagai kandidat yang siap membawa Rokan Hilir menuju masa depan yang lebih cerah.
Tabligh Akbar ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara pemimpin, ulama, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan yang bermakna.







Komentar