Pekanbaru, Detaksatu.com : Muhammad Ariyon, seorang Dosen bidang Teknik Perminyakan di UIR (Universitas Islam Riau), berhasil meraih gelar Doktor di Universitas Riau (UR) dengan Predikat Cumlaude tanpa harus menjalani Sidang Terbuka.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari ketekunan dan ketelitian dalam penelitiannya, yang membuatnya lulus kurang dari 3 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) hampir sempurna, mencapai 3,99.
Dalam perjalanan akademiknya selama menempuh pendidikan S3, Ariyon telah menghasilkan lima karya ilmiah yang telah dipublikasikan di Jurnal Internasional bereputasi, Proceeding terindeks scopus, dan jurnal nasional terakreditasi.
Selain itu, M Ariyon juga mendapat penghargaan The Best Paper Award for Engineering and Technology Category pada International Conference on Innovative Sciences and Technology for Research and Education di Kuching Serawak Malaysia dan Terbaik pada Bidang Kebijakan, Manajemen, Lingkungan dan Sosial Ekonomi pada Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Riau.
Sementara gelar Doktor yang diraih Dosen Teknik Perminyakan UIR tersebut menulis disertasinya yang berjudul “Model Keberlanjutan Pengelolaan Lapangan Minyak Bumi di Zamrud Area Kabupaten Siak Sri Indrapura”, yang merupakan hasil penelitiannya mendalam mengenai keberlanjutan pengelolaan lapangan minyak bumi. Fokus penelitiannya membuatnya meraih penghargaan atas kontribusinya terhadap ilmu pengetahuan.

“Penelitian tersebut membahas berbagai aspek mulai dari ekologi, ekonomi, sosial budaya, teknologi, hingga hukum kelembagaan untuk menunjukkan pentingnya pengelolaan yang optimal dalam area tersebut,” jelas Muhammad Ariyon kepada wartawan, Minggu malam (01/09/2024).
Dosen Teknik Perminyakan UIR tersebut tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu dalam penyelesaian program Doktornya
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantunya menyelesaikan studi S3, termasuk Tim Promotor dan Penguji, Rektor UNRI, Direktur Pasca Sarjana UNRI, Kaprodi, Staf Pasca Sarjana UNRI, Pemerintah Provinsi Riau, SKK Migas, PT Bumi Siak Pusako, PT Pertamina Hulu Rokan dengan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dibidang pendidikan, Rektor Universitas Islam Riau, Dekan Fakultas Teknik UIR, Kaprodi dan Dosen-dosen Teknik Perminyakan UIR, keluarga dan semua pihak yang telah turut mendukung,” tutur M Ariyon.
Dan ia berharap penelitiannya dapat memberikan manfaat yang besar dalam pengelolaan minyak dan gas bumi untuk kesejahteraan masyarakat, ucapnya.
Untuk diketahui, Muhammad Ariyon menjalani prosesi ujian tertutup tanpa harus melalui ujian promosi terbuka berkat publikasi artikelnya di International Journal of Energy Economics and Policy (IJEEP) kategori Quartil 1 (Q1), yang berjudul “Multidimensional Analysis of Sustainability and Integration of Sustainable Energy Practices in Petroleum Field Management”.
Sementara, yudisium doktor dilaksanakan di Balairung Siak Sri Indrapura Pascasarjana Universitas Riau pada 11 Juli 2024 yang lalu.
Dipimpin Direktur Pascasarjana Universitas Riau, Prof Dr dr Dedi Afandi, DFM, SpFM, Subsp. EM(K), MM, MARS, MH,
“Semoga Muhammad Ariyon (Promovendus) dapat menerapkan ilmunya untuk kemajuan masyarakat dan kemajuan keilmuan di Indonesia. Selain itu, Ia berharap promovendus dapat menginspirasi mahasiswa yang lain untuk dapat segera menyelesaikan perkuliahannya tepat waktu,” tutup Prof Dr dr Dedi Afandi.
Dengan prestasi gemilang Muhammad Ariyon dan semangat serta dedikasinya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, setiap tantangan dapat diatasi dengan sukses.
Lap : Vie







Komentar