INHU, DETAKSATU.COM – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hulu, LAM Pasirpenyu minta semua perusahaan yang ada didaerah ini untuk membantu masyarakat yang berdomisili disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuantan Indragiri yang menjadi korban banjir saat ini mereka sudah mengungsi di Balai Adat Airmolek.
Saat ini Balai Adat Airmolek menjadi posko korban banjir kecamatan Pasirpenyu dan telah menerima Pengungsi bagi yang terkena banjir, diharapkan Partispasi dan kepedulian masyarakat dan Perusahaan menyisihkan sebagian rezeki nya untuk membantu pengungsi di Posko Balai Adat.
“Hal ini mengingat banjir yang melanda beberapa kabupaten di Riau, khususnya Kabupaten Inhu semakin bertambah belum ada tanda tanda banjirnya bakal surut,” Demikian ujar Ketua Majelis Dewan Kehormatan LAM Pasirpenyu, Arifuddin Akhalik. Minggu (7/1/2024) Malam di posko Balai Adat Airmolek.
Menurutnya akibat banjir tersebut membuat sebagian masyarakat terpaksa mengungsi demi menjaga keselamatan keluarganya dan tidak bisa beraktifitas sebagaimana normalnya.
Jumlah warga yang mengungsi sampai malam ini sudah 16 jiwa masih menunggu sedang dijemput Evakuasi Tim KPBD yang dipimpin langsung oleh Camat Pasirpenyu, Aldiar Dusendra, didampinggi Sekcam, Sartono dan Kades Lembah Dusun Gading.
Arifuddin katakan diakuinya sudah ada disalurkan bantuan berupa sandang pangan dari Pemkab Inhu diantar langsung kesetiap titik titik korban banjir oleh Bupati Inhu, yang kita minta saat ini kita berharap perusahaan juga harus peduli dengan para pengungsi yang sudah diselamatkan Tim satgas LAM Kecamatan Pasirpenyu di posko Balai adat Airmolek untuk membantu pemerintah menyelamatkan saudara kita yang sedang dilanda banjir.
Karena sudah mengungsi meninggalkan rumah mereka Otomatis pihak terkait dan perusahaan jadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi kemana lagi mau berusaha maka diharapkan kepada pemerintah dan perusahaan yang bisa membantu masyarakat.
“Oleh karena itu kita minta semua perusahaan, baik BUMN, BUMD dan Perusahaan Swasta lainnya harus tanggap untuk membantu masyarakat yang lagi Terkena bencana tersebut,” ujar mantan Anggota DPRD Inhu itu.
Dikatakannya, sejauh ini banyak perusahaan yang terkesan cuek dan tidak perduli dengan kondisi saat ini.
“Berdasarkan pantauan kita banyak perusahaan yang tidak peduli dengan bencana banjir tersebut,” tegasnya.
Dilaporkan hadir ikut siaga diposko balai adat Airmolek menunggu kedatangan warga yang mengungsi, Minggu (7/1/2024) jam 22 wib, selain Ketua Majelis Dewan Kehormatan LAM Pasirpenyu Datok Arifuddin Akhalik, Ketua MKA LAM Pasirpenyu, Datok H Agustiar Akhalik, Ketua DPH LAM Pasirpenyu, Datok H Zulfardi, Sekretaris DPH LAM Pasirpenyu, Datok Isroihan Iskandar, Anggota DPRD Inhu, M Syafaat, Ketua DPD IKM Inhu, Datuak Hismajoni beserta Anggota, Ketua DPK MPI Inhu, M ALI FAuzi dan Anggota, welyano Gema Danru Satpol PP dan Anggota.
Sampai berita ini diterbitkan Stuasi Banjir masih bertambah dan belum ada laporan pengungsi yang sakit dan korban jiwa. (Laporan Editor)











Komentar