oleh

Rayakan Milad Ke 53 LAMR, Inhu Tampilkan Beragam Seni Dan Budaya

INHU, DETAKSATU.COM – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) memasuki usia Ke-53 tahun. Untuk memperingati Sempena Milad tersebut LAMR Kabupaten Indragiri Hulu akan dilaksanakan di Gedung Balai Adat Airmolek pada hari Minggu (18/6/2023) yang ditunjuk LAMR Inhu, pelaksananya menjadi tuan rumah LAMR Kecamatan Pasirpenyu.

Sempena merayakan milad LAM ke 53 pelaksana menggelar berbagai kegiatan Seni dan Budaya Seperti : Sunat Massal, Kirab Budaya, Syair Surat Kapal, Gebane, Nandong, Tarian Melayu, Tarian Rentak Bulian, Tari Piring, Tari Tanduak, Jaran Kepang dan Rabab Pasisia.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Inhu (MKA LAMR) Datok Seri Encik Al – Junaidi ketika dikonfirmasi Detaksatu.com, Senin (12/6/2023) mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai memperingati hari lahirnya Lembaga Adat Melayu Riau yang saat ini sudah masuk usia ke-53 tahun.

Lanjut Ketum, LAM Riau saat ini dibawah kepemimpinan Datok Sri Raja Marjohan Yusuf selaku Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) dan Datok Sri Taufik Ikram Jamil, selaku Dewan Pimpinan Harian (DPH), berusaha mengembalikan marwah LAMR sebagai lembaga independen yang punya komitmen ke arah mengayomi dan mempunyai kekuatan meningkatkan jati diri, adat istiadat dan hak-hak masyarkat serta marwah daerah.

Kalau diukur dari usia manusia LAM Riau sudah sangat matang sekali dan telah banyak asam garam dalam pengalaman hidup.

Lanjut Datok Seri Keberadaan Lembaga yang membidangi adat istiadat sebagai kekuatan jati diri masyarakat melayu untuk membantu menyelamatkan hak- hak adat,dan bagaimana berjuang untuk kepentingan generasi mendatang

Riau sebagai penduduk yang multi cultural, multi agama dan multi ras, harus dijaga tetap utuh, agar tidak terjadinya gejolak dalam masyarakat yang akibatnya memecah persatuan dan kesatuan. Untuk menjaganya LAM Inhu berupaya merangkul keberadaan mereka didaerah ini supaya bergabung bekerja sama khusus mengisi berbagai kesenian dalan pergelaran milad tersebut.

Untuk mewujudkan keberagaman yang ada perlu dukungan dan kerjasama dari semua pihak, baik pemeluk agama, pemuka adat, pemuka agama dan tokoh masyarakat maupun pemerintah. “Jika ini terjalin dengan baik, kedepannya Riau khusus Inhu adalah salah satu kabupaten dengan tingkat keamanan dan kesejahteraan masyarakat yang terbaik,” Tegas E Al – Junaidi.(LAPORAN FAUZI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *