INHU, DETAKSATU.COM – Kantor Bea Cuka (BC) Tembilahan, sangat serius mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menuju pasar ekspor. Hal ini dibuktikan dengan berdirinya Klinik Ekspor Impor BC Tembilahan di Rengat dan melaksanakan sosialisasi IKM menuju ekspor terhadap puluhan pelaku IKM di Inhu tentang Hak dan Kewajiban Wajib Pajak Orang Pribadi dan Pendanaan NIK NPWP.
Sosialisasi tersebut ditaja BC Tembilahan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Inhu serta Kantor Pelayanan Pejak (KPP) Pratama Rengat, Rabu (24 Mei 2023) digedung promosi Disperindagpas Inhu, yang di ikuti puluhan pelaku IKM di Kabupaten Inhu.
Kepala BC Tembilahan, yang diwakili Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan BC Tembilahan, Budi Budiana dalam sambutannya ketika acara pembukaan sosialisasi itu menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan upaya BC Tembilahan bersama stakeholder terkait untuk mendorong IKM di Inhu menuju ekspor.
“Kami sangat berharap, ada pelaku IKM di Inhu ini bisa menembus pasar ekspor dan kami yakin produk dari Inhu mampu bersaing dengan negara lain,” ucap Budi.
Bukti keseriusan lainnya yang dilakukan BC Tembilahan terhadap pasar ekspor ini, sejak beberapa bulan lalu, telah hadir di Rengat, klinik ekspor yang melayani berbagai hal menyangkut ekspor, bahkan klinik ekspor bisa menjadi tempat untuk berkonsultasi dan tidak dipungut biaya.
“Jika tidak cukup waktu untuk berkonsultasi dalam acara ini, silahkan bapak dan ibu datang ke klinik ekspor BC Tembilahan di Jalan MT Haryono, sebelah jembatan Trio Amanah Kota Rengat, kita buka setiap hari kerja,” tambah Budi.
Sementara, Kepala Disperindagpas Inhu, Ergusfian, S.Sos dalam sambutannya dan sekaligus membuka sosialisasi mengucapkan terima pada kanto BC Tembilahan dan KPP Pratama Rengat yang telah berkenan memberikan pelatihan, sosialisasi dan keseriusan mendorong pelaku IKM menuju ekspor.
Disperindagpas Inhu, lanjutnya, sangat mendukung upaya serta langkah-langkah yang dilaksanakan kantor BC Tembilahan serta KPP Pratama Rengat dalam mendorong pelaku IKM menuju ekspor. Sebab, banyak produk IKM di Kabupaten Inhu diminati konsumen baik diwilayah Riau maupun luar Riau.
Tidak hanya itu, letak geografis Riau, termasuk Kabupaten Inhu yang langsung bersebelahan dengan negara tentangga, seperti Malaysia dan Singapura, merupakan peluang bagi IKM di Inhu untuk menerobos pasar ekspor berbagai jenis produk, tidak hanya kuliner, tapi ada juga batik khas Inhu serta kerajinan tangan lainnya.
Sosialisasi tersebut juga dihadiri perwakilan KPP Pratama Rengat, Romi beserta stafnya dan di ikuti sekitar 30 orang pelaku IKM dengan berbagai jenis produk di Kabupaten Inhu. (Lap Fz)










Komentar