oleh

Penuhi Kursi Gender Dilegislatif, DPW Partai PPP Gelar ToT Pendidikan Politik Perempuan

Pekanbaru, Detaksatu ; Pelaksanaan Training of Trainer (ToT) Pendidikan Politik Perempuan Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Riau, berjalan berlangsung selama 2 hari, dimulai tanggal, 8 sampai dengan 9 Oktober 2022.

Ha itu dikatakan Ketua panitia ToT Pendidikan Politik Perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau, Jasmita Tarmizi,SE., Kepada wartawan.

“Kami berharap kepada para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir nantinya. Dan kedepannya, agar semakin banyak Calon Legislatif baik di tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota yang berasal dari kaum Perempuan Partai PPP yang duduk nanti sebagai Anggota DPR-RI, DPRD Riau dan DPRD Kabupaten/Kota di Riau ini, dari Kaum Perempuan Partai Persatuan Pembangunan.” Jelas Jasmita Tarmizi.

Selain itu, seluruh peserta Training of Trainer Pendidikan Politik Perempuan Partai PPP nantinya, dapat mendengarkan langsung arahan dari Ketua DPW PPP Riau dan Waketum dari DPP PPP Pusat, agar lebih fokus dan penuh konsentrasi.

Hal senada dikatakan, Ketua DPW PPP Provinsi Riau Dr. H. Syamsurizal,SE.,MM.”Pertama-tama saya sebutkan dulu, dari mana-mana saja peserta kita ini kita yang jelas namanya juga politik-politik perempuan yang kita pilih itu adalah para perempuan-perempuan untuk ikut TOT ini.

“Namanya TOT politik pendidikan perempuan, yang kedua mereka kita ambil dari pengurus harian yang perempuan-perempuan baik itu, yang ada di DPW maupun perempuan-perempuan yang ada di DPC,” ujarnya.

Ia menambahkan, kami juga mengambil para peserta perempuan dari pengurus DPW yang dari majelis dan majelis yang ada juga di DPC- DPC.

“Kemudian yang paling penting, diantara itu Kami membawa para calon-calon anggota legislatif baik itu pada tingkat Provinsi, tingkat Kabupaten dan Kota,”ungkapnya.

Terrmasuk juga, satu orang caleg kita untuk DPR RI perempuan jadi ini kita mintakan mereka-mereka itu untuk ikut.

“Tadi sudah saya sampaikan, bahwasanya agar ini diikuti dengan sepenuh hati membawa catat-catatan dan alat-alat untuk pencatatan lainnya. Jadi jangan seperti yang sudah ada, itu kita betul agar dana itu dapat digunakan secara efektif dan efisien Jadi mereka mesti serius mengikuti acara pendidikan seperti ini,” jelasnya.

Tapi ada beberapa dapil, yang kita belum temukan calegnya untuk yang perempuan, masih ada caleg-caleg perempuan yang kosong.

“Ya, kita belum dapatkan, karena kita juga Tidak sembarangan juga kita berharap yang akan ikut perempuan atau laki-laki adalah mereka yang punya kemampuan mendulang suara,” jelas Mantan Bupati Bengkalis tersebut.

Dari kita juga melihat, bagaimana mereka punya kemampuan karena persaingan itu adalah persaingan antar partai kalau persaingan antar kita itu soal nasib saja.

Mereka itu dan siapa, yang mendapatkan suara terbanyak itulah yang akan menjadi utusan kita untuk duduk di DPRD ataupun DPR RI. “Jadi kita harapkan seperti di tingkat provinsi ada 8 dapil ya untuk yang satu untuk yang 2 sampai 8 kita dapat memenangkan dan mengisi kita delapan kursi,” harap Syamsurizal.

Sementara, Waketum DPP PPP Hj. Harmalena menyampaikan tapi Riau adalah Riau Siapa, yang tahu tentang Riau ini adalah teman-teman yang berada di sini lakukanlah fokus grup diskusi itu secara sungguh-sungguh.

Dan tertutup ini kalau kita lakukan maka kita akan detail mengetahui oh dapil kita ini ternyata terdiri dari apa saja kita sudah mulai dengan Fatah tapi tidak detail.

Sampai kita melakukan fokus, grup diskusi ini kalau kita melakukan detail kemudian kalau selesai RI 1 RI 2 kita bisa masuk ke dapil provinsinya kita bisa masuk ke dapil Kabupaten Kotanya di situlah tusuk sate itu kita diskusikan Siapa yang cocok.

untuk menjadi garis lurus tusuk sate, ini bagaimana kita memenangkan ini bersama-sama, dan seterusnya jangan Sani senggol kalau ada beberapa tusuk sate maka beberapa inilah akan melakukan.

Kegiatan-kegiatan di daerah-daerah, yang berbeda jadi sekali lagi pendidikan politik perempuan ini adalah, bukan hanya Untuk mengantarkan perempuan ini menjadi pemenang.

Sekali lagi partai kita, tahun 2024 sebagai pemenang hanya kebetulan kegiatan khusus dilakukan untuk perempuan.

Karena memang untuk, mengisi angka 30% itu tidaklah mudah kalau di DPR ini perempuan kita dari 19 kita ada lima banyak dibandingkan dengan partai-partai yang lain persentasenya tapi tidak cukup.

Untuk daerah Kabupaten/Kota, kita hanya ada 10% kita hanya sebanyak 111 orang anggota DPR Perempuan Provinsi dan Kabupaten Kota jadi, kita tidak sampai 10%.

Perjuangan yang sangat luar biasa tapi inilah, yang harus kita selesaikan kita urai agar banyak jumlah teman-teman perempuan yang memberi dukungan terhadap partai ini dan kita antarkan partai ini sebagai pemenang.

Kenapa saya yakin bahwa, dengan menggerakkan perempuan kalau perempuan 30% yang kedua kalau seandainya kita merubah fenomena yang lama.

Perempuan hanya mencukupi angka sekali lagi, perempuan hanya mencukupi angka sekarang tidak hanya mencukupi angka tapi memang memperoleh angka-angka yang besar maka inilah.

Yang kita harapkan, jadi sekali lagi Pak Syamsurisal selamat berjuang dan kita akan mengantarkan Pak Syamsurizal,
saya sebagai orang Sumatera tentu juga ikut bertanggung jawab dan ikut bangga kalau ada Gubernur kita dari Sumatera salah satunya dari Riau sekarang.

Kita cuma punya tiga wakil Gubernur, satu ada di Sumatera Barat Pak Audi ada dua di Jawa 1 Gus Yasin di Jawa Tengah satu lagi pak UU di Jawa Barat.

Jadi ini adalah pecah telor, Kalau Pak Syamsurizal
berhasil, itu bukan keberhasilan tapi akan mengantarkan orang Sumatera orang Sumatera yang lain punya keberanian untuk maju.

Untuk maju saja itu perlu keberanian Coba tanya sama kader yang lain maju nggak nanti aku ketua susah nih banyak sekali tapi di sini Saya tidak dengarkan itu.

Jadi teman-teman, harus bangga punya pemimpin yang memang sudah menetapkan dirinya untuk menjadi Riau 1, harus bangga tidak semua daerah itu punya keberanian seperti itu apa yang harus kita lakukan.

Kita harus mendukung, bersama-sama tidak boleh tidak ada yang mendukung, karena ini menjadi simbol bukan simbol Riau, bukan simbol Sumatera tapi ini menjadi simbol partai kita bahwa ada Gubernur dari Partai Persatuan Pembangunan.

Baiklah karena nanti waktu, kita akan banyak diskusi tentang materi saya Saya minta waktu agak panjang Karena ada 40 Slide yang akan saya sampaikan nantinya.

Training of Trainer Pendidikan Politik Perempuan Wilayah Riau Pada hari ini saya nyatakan dibuka secara resmi. Mudah-mudahan Allah, memberikan kemudahan bagi kita semua untuk saling berbagi ilmu.

Yang pasti bukan hanya ibu dan bapak yang belajar tapi saya juga pasti akan belajar banyak tentang muatan lokal yang ada di Riau.”tuturnya.

Editor : Vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *