INHU, DETAKSATU.COM – Airmolek Ibukota Kecamatan Pasirpenyu wilayahnya sangat luas sebelum dimekarkan pecah menjadi 5 kecamatan terdiri dari Kecamatan Lirik, Sungai Lala, Lubuk Batu Jaya, Rakit Kulim.
Walaupun sudah dimekarkan jumlah penduduk dikecamatan Pasirpenyu bukan berkurang bahkan bertambah dibuktikan sebelum dimekarkan untuk dunia pendidikan sekolah menengah atas hanya ada satu satunya di Airmolek mampu menampung siswa baru disekolah tersebut.
Pertanyaannya kenapa setelah dimekarkan menjadi 5 kecamatan SMAN 1 Pasirpenyu tidak mampu menampung banyaknya calon siswa baru, solusinya demi untuk mempertahankan masa depan anak didik kejenjang SMA pemerintah melalui Disdik Riau segera memprogramkan mendirikan SMAN 2 dikecamatan Pasirpenyu.
Seperti yang terjadi baru baru ini di SMAN 1 Kecamatan Pasirpenyu setiap tahun ajaran baru dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru banyak mengalami kendala sebab minat calon siswa baru yang mendaftar disekolah tersebut setiap tahun meningkat sangat antusias tinggi jumlahnya.
Pantauan awak media ketika berkunjung ke SMAN 1 Pasirpenyu saat penerimaan siswa baru pada tahun ajaran 2023 sudah melebihi daya tampung tersedianya lokal Ruangan belajar (Rumber) pihak panitia penerimaan siswa baru terpaksa menolak sebanyak 70 calon siswa.
Maka dengan kejadian ditolaknya siswa siswi tersebut otomatis membuat pihak orang tua wali murid menjadi resah dimana untuk melanjutkan jenjang pendidikan ketingkat sekolah menengah atas karena dikecamatan Pasirpenyu hanya ada berdiri satu satunya SMAN 1.
Ketika dikonfirmasi Ketua DPH LAMR Kecamatan Pasirpenyu, Menyikapi gonjang ganjing perkembangan dunia pendidikan terhadap penerimaan siswa baru di SMAN1 Pasirpenyu tersebut, Rabu (19/7/2023) mengatakan Masyarakat Desak Gubernur Riau dan Ketua DPRD Riau melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau segera mendirikan Gedung baru SMAN 2 di Kecamatan Pasirpenyu.
Dijelaskannya Kecamatan Pasirpenyu sebagai Ayah dan Ibu lahirnya Kec Lirik, Sungai Lala, Lubuk Batu Jaya dan Rakit Kulim sebagian kecamatan itu sudah ada berdiri SMAN 2 kenapa kecamatan Pasirpenyu hanya ada SMAN 1 untuk itu masyarakat Pasirpenyu mengusulkan agar di Airmolek didirikan Gedung baru SMA Negeri 2, ujar Datok H Zulfardi.
Dikatakan mantan Anggota DPRD Inhu itu sebelum mengusulkan pembangunan gedung SMAN 2 Tokoh Masyarakat Kecamatan Pasirpenyu sudah musyawarah duduk bersama menyatukan suara untuk mencari lahan dimana pantasnya dibangun gedung sekolah baru tersebut, Alhamdulillah dalam musyawarah sepakan tempat yang pantas untuk pembangunan gedung SMAN 2 di Desa Batu Gajah, lokasinya Ada Lahan Tidur Milik Dinas Pertanian Provinsi Riau disana.
Masih ulas Datok Zulfadi masyarakat sudah pernah silaturahmi berkunjung dengan Ketua DPRD Riau di Pekanbaru untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada DPRD Riau, disana Sambutan Pak Yulisman cukup memuaskan menyambut kedatangan rombongan dari Airmolek dan Berjanji serius akan membicarakan tindak lanjutnya kepada Gubernur.
Dalam pertemuan yang sangat singkat tersebut ada 3 aspirasi yang sudah disampaikan diantaranya, Pembangunan Tambahan Rumber SMAN 1 Pasirpenyu, Lanjutkan Pembangunan Jalan Dua Jalur Airmolek, Pembangunan Gedung Baru Untuk SMAN 2 Pasirpenyu dan Pembangunan Cor Beton (Rigid) Jalan Simp Empat Batugajah dan Jalan Elak Batugajah Sungai Karas Lirik.
Usai melakukan pertemuan rombongan tokoh masyarakat Pasirpenyu menitipkan Surat hasil musyawarah untuk disampaikan dengan Gubernur Riau
Kalaulah Gubernur Riau dan DPRD Riau serius menanggapi surat aspirasi itu kejadian yang melanda SMAN 1 Pasirpenyu tidak akan bisa terjadi dan tidak akan ada penolakan penerimaan calon siswa baru disekolah tersebut.
Lanjut Mantan Anggota DPRD Inhu itu tugas masyarakat hanya sebatas mengusulkan kepada Pemerintah terkhusus Disdik Riau sebab anggaran Pembangunan gedung sekolah dimaksud berasal dari Dana APBD Riau.
LAMR Pasirpenyu kembali mengingatkan agar tidak lupa sekedar bertanya saat Gubri didampingi Ketua DPRD Riau Safari Ramadhan di Kabupaten Indragiri Hulu kemaren dan berbuka puasa bersama dengan masyarakat di Gedung Balai Adat Airmolek dalam Sambutan Sekapur Sirih Datok Seri Setia Amanah Syamsuar dihadapan ratusan masyarakat yang hadir akan mengalokasikan dana APBD Riau untuk Pembangunan SMAN 2 Pasirpenyu.
“Kembali Masyarakat melalui LAMR mendesak Pemerintah Daerah Riau melalui Disdikbud untuk mengingat kembali janji yang disampaikan Gubernur apalagi sudah didengar oleh Ratusan masyarakat janji dari seorang pemimpin seorang Gubernur dan Ketua DPRD Riau, karena belum terealisasikan masyarakat menilai janji janji politik sebatas retorika hanya pepesan kosong,” Tegas H Zulfardi.
Tempat Terpisah Ketua DPD Partai Demokrat Inhu, Adila Ansori, Rabu (19/7/2023) ketika dikonfirmasi Detaksatu.com membenarkan ada beberapa kali tokoh masyarakat Pasirpenyu bertemu langsung dan mengirim surat kepada Gubernur dan Ketua DPRD Riau minta Dibangun Gedung baru SMAN 2.
Pembangunan sekolah baru setingkat SMA ini dinilai mendesak, agar dapat mengatasi keluhan warga setiap tahunnya. “Pendidikan ini penting. Nasib negara dan daerah ini akan ditentukan oleh generasi saat ini. Makanya perlu disiapkan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai,” ungkapnya.
Lanjut Politisi Partai Demokrat biasa disapa Ucok itu, sebagai Wakil Rakyat juga sudah beberapa kali menyuarakan aspirasi masyarakat terhadap dunia pendidikan baik melalui media dan dalam rapat bersama dengan Pemprov Riau, menurutnya kalau Gubernur dan Ketua DPRD Riau sudah berjanji dengan masyarakat akan menindaklanjuti nya tak ada yang sulit apabila Anggaran pembangunan daerah Riau anggaran nya untuk membuka kunci APBD berada dengan 2 orang tersebut.
Ucok sangat menyayangkan sampai saat ini belum juga dianggarkan oleh Pemerintah Riau, dampaknya banyak putra putri daerah ini sulit melanjutkan pendidikan nya kejenjang SMA akibat keterbatasan daya tampung sekolah yang ada.
Tambah bekas Pimpinan DPRD Inhu itu, dalam Sambutan Gubernur ketika merayakan HUT Ke 25 PKJ Kembang Setaman di Pasar Srigading Airmolek juga salah satu prioritas mewajibkan kepada anak anak Sekolah tidak ada yang tidak sekolah dan sudah ada anggarannya dalam program Pemerintah Riau.
Diakhir Komentar Pria berdarah Batak Melayu itu minta Gubernur Riau Kanjeng Raden Tumenggung dan Datok Seri Setia Amanah H Syamsuar dan Ketua DPRD Riau Datok Yulisman karena pembangunan SMAN 2 sangat dibutuhkan masyarakat tolonglah diprioritaskan.
” Apalagi dalam Aturan Pembangunan dan Administrasi SMA sederajat sudah menjadi tanggung jawab Provinsi, kami Dikabupaten hanya bisa menyuarakan agar harapan masyarakat tersampaikan dengan Pihak yang berkompeten,” tegas Adila Ansori. (LAPORAN EDITOR)







Komentar