Pekanbaru, detaksatu : PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) kembali melanjutkan langkah restrukturisasi jajaran anak perusahaan. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar di Kantor PT SPR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Jumat (26/6/2026), Suryadi Khusaini resmi ditunjuk sebagai Komisaris, sementara Fajar Menanti Simanjutak dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Utama PT SPR Cipta Lestari.
Penetapan RUPS-LB dibacakan oleh Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) Dr Muhammad Haris Kampay MPd di kantornya, Jalan Diponegoro Pekanbaru. Rapat penetapan ini juga dihadiri para pemegang saham, Sekretaris Perusahaan Hariyanto Karim. Turut hadir Komisaris PT SPR Trada Aspandiar dan Direktur PT SPR Trada Suwandi yang sebelumnya telah ditetapkan juga melalui RUPS-LB.
“Hari ini kita sudah membacakan keputusan, penetapan Direktur dan Komisaris baru PT Cipta Lestari. Yakni Suryadi Khusaini selaku komisaris dan Fajar Menanti sebagai Dirut,” kata Haris, Jumat (26/6/26).
Kedua nahkoda baru ini menggantikan dua direksi sebelumnya yakni Iyus Rizal dan Khuzaifah. Haris berharap, ke depan melalui nahkoda baru PT Cipta Lestari jauh bisa berkembang lagi sesuai dengan core bisnisnya di bidang kehutanan dan perkebunan.
Pada kesempatan inj, Haris menegaskan bahwa pergantian direksi dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja perusahaan. Ia juga meminta kepada direksi sebelumnya Pak Iyus Rizal dan Pak Khuzaifah, agar tetap menjalin komunikasi dengan direksi yang baru, terutama dalam menyampaikan capaian maupun persoalan yang selama ini dihadapi PT SPR Cipta Lestari.
Ia juga menekankan bahwa berdasarkan keputusan RUPS-LB, seluruh kebijakan strategis yang berkaitan dengan rekrutmen pegawai, pengelolaan keuangan, serta aktivitas pengadaan barang dan jasa di PT SPR Cipta Lestari harus dikoordinasikan dengan PT SPR selaku perusahaan induk.
”Sama seperti direksi PT Trada sebelumnya telah disampaikan, semua pihak yang sudah diberi amanah agar sungguh-sungguh, membesarkan perusahaan ini. Kita tidak main-main, setiap tiga bulan wajib dievaluasi. Setahun sudah harus ada progres dari apa yang rencanakan, ini penting kita ingatkan,” tegas Haris.
Lap : Kim PKU







Komentar