oleh

FEB UIR Soroti Peran Strategis BRKS di Usia ke-60, Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah Daerah

Pekanbaru detaksatu : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Riau (UIR) menilai usia ke-60 Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) sebagai momentum penting untuk memperkuat peran perbankan syariah dalam mendorong ekonomi daerah. Enam dekade perjalanan BRKS disebut mencerminkan ketahanan lembaga sekaligus kemampuan beradaptasi di tengah perubahan ekonomi dan tuntutan layanan publik.

Wakil Dekan FEB UIR, Awliya Afwan, kepada wartawan, Rabu (08/04/2026), menegaskan BRKS tidak lagi sekadar menjalankan fungsi intermediasi keuangan, tetapi harus tampil sebagai penggerak utama ekosistem ekonomi syariah. Ia menilai perbankan syariah memiliki peluang besar memperluas inklusi keuangan, khususnya melalui pembiayaan sektor produktif yang berdampak langsung pada masyarakat.

Menurutnya, tantangan ke depan tidak ringan. Digitalisasi, efisiensi operasional, hingga tuntutan transparansi menjadi ujian bagi BRKS untuk tetap relevan. Namun, ia menekankan transformasi harus tetap berpijak pada prinsip syariah dan tata kelola yang kuat agar kepercayaan publik tetap terjaga.

FEB UIR juga menyoroti pentingnya peran BRKS dalam memperkuat UMKM dan literasi keuangan syariah di daerah. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dinilai krusial untuk menciptakan inovasi, riset aplikatif, serta menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab kebutuhan industri keuangan modern.

Di usia ke-60 ini, BRKS diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi melaju lebih agresif sebagai bank syariah daerah yang kompetitif di tingkat nasional. Penguatan layanan, inovasi produk, dan komitmen terhadap ekonomi inklusif dinilai menjadi kunci agar BRKS tetap menjadi motor penggerak ekonomi di Riau dan Kepulauan Riau.

Lap : Vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *