oleh

Babinsa Pulau Burung Gelar Patroli Perbatasan Desa

Pulau Burung, Indragiri Hilir – Di jantung Pulau Burung, Indragiri Hilir, semangat menjaga tanah air berkobar. Sertu Siswanto, Babinsa Koramil 11/PBR, memimpin patroli yang bukan sekadar rutinitas, melainkan perwujudan komitmen untuk menjaga harmoni dan mencegah sengketa agraria di wilayah perbatasan yang vital ini. Pada Sabtu, 25 Oktober 2025, langkahnya mengukir jejak kepedulian di koordinat 0°25’22″N 103°32’33″E.

Kegiatan patroli yang dimulai pukul 09:00 WIB ini difokuskan pada titik koordinat 0°25’22″N 103°32’33″E, sebuah area yang dianggap strategis dalam menjaga stabilitas wilayah. Sertu Siswanto tidak sendiri; ia didampingi oleh satu personel TNI lainnya dan dua anggota masyarakat setempat, menunjukkan sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Tujuan utama patroli ini adalah untuk memantau dan mencegah potensi konflik agraria yang seringkali dipicu oleh sengketa lahan, serta memastikan tidak ada aktivitas ilegal yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu ketertiban masyarakat.

“Patroli ini adalah kegiatan rutin kami untuk memastikan tidak ada aktivitas yang dapat memicu konflik agraria, terutama di wilayah perbatasan yang rawan,” ujar Sertu Siswanto di sela-sela patroli. Ia menambahkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mencegah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi.

Selain memantau potensi konflik agraria, patroli ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan mencegah aktivitas ilegal seperti perambahan hutan, penambangan liar, dan kegiatan lain yang dapat merusak lingkungan serta mengganggu ketertiban masyarakat.

Partisipasi aktif dari masyarakat dalam patroli ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari masyarakat. Kehadiran mereka sangat membantu kami dalam memantau situasi di lapangan,” kata Sertu Siswanto.

Lebih lanjut, Sertu Siswanto menjelaskan bahwa patroli ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Melalui dialog dan interaksi langsung, Babinsa dapat lebih memahami permasalahan yang dihadapi masyarakat serta mencari solusi bersama.

“Kami berharap, dengan kegiatan patroli yang rutin dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, wilayah Teluk Nibung dan sekitarnya dapat terhindar dari konflik agraria serta aktivitas ilegal lainnya,” pungkas Sertu Siswanto.

Dengan langkah tegap dan semangat membara, Sertu Siswanto dan timnya terus berkomitmen menjaga setiap jengkal tanah air. Patroli ini bukan hanya tentang mencegah konflik, tetapi juga tentang merajut kebersamaan dan memperkuat ketahanan wilayah. Semangat sinergi antara TNI dan masyarakat inilah yang menjadi benteng utama dalam menjaga keutuhan dan kedamaian Teluk Nibung, serta menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *