Pekanbaru, Detaksatu.com : Stunting sering terjadi pada bayi akibat kurang asupan gizi mulai dari kandungan ibu hingga bayi lahir berumur 2 tahun, pertumbuhan bayi tidak sesuai dengan usianya, ukuran tubuh bayi biasanya lebih pendek, kecil dan kurus.
Hal ini membuat Babinsa Kodim 0301 Pekanbaru Sertu Wahyu Suseno memantau secara langsung perkembangan kesehatan anak stunting, Jumat (06/12/2024).
Anak stunting itu bernama Arsila Kinandita. dia merupakan anak dari pasangan suami-istri, Ratno dan Lilis. Mereka merupakan warga Jalan Tengku Mahmud Kelurahan Rantau Panjang Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru.
Melalui kegiatan Komunikasi Sosial, Babinsa memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pencegahan stunting kepada warga yang dimulai dari calon pengantin dan orangtua juga diarahkan untuk rajin berkonsultasi kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Puskesmas agar bila lahir seorang bayi tidak berdampak stunting.
Selain itu, Sertu Wahyu Suseno menjelaskan dalam upaya percepatan penurunan stunting, salah satu upaya yang dilakukan adalah sosialisasi penanganan stunting dan pemberian makan tambahan (PMT) berupa susu, vitamin dan biskuit dengan tujuan mempercepat tumbuh kembang anak, sehingga terbentuknya generasi yang cerdas serta sehat dan menjadi harapan bangsa.
Sumber : Pendim 0301 PBR







Komentar