INHU, DETAKSATU – Warga minta kepada pihak terkait supaya bisa memanfaatkan tanah galian drainase dan pelebaran jalan jalur dua Airmolek dimanfaatkan untuk menimbun jalan umum atau biasa disebut jalan kabupaten yang ada di Kecamatan Pasirpenyu.
Diantaranya seperti jalan ke Pemakaman Taman Kesuma dibelakang pasar lama di Kelurahan Airmolek Satu, kalau membawa Jenazah mau dikebumikan di Taman Kesuma karena kondisi jalannya sudah tidak layak.
Dengan adanya dilakukan penimbunan tanah galian dari proyek pembangunan jalan jalur dua dapat mengatasi yang selama ini menyulitkan aktivitas warga, kedepannya jalan taman kesuma tersebut sudah teratasi sedikit membaik dan aman untuk dilalui kendaraan.
Pantauan Detaksatu.com di Jalan Jalur dua Airmolek mulai hari Selasa (7/5/2024) kontraktor sudah kerja star diawali dari pengalian bahu dan drainase.
Informasi dari pekerja dilapangan bahwa tanah galian tersebut diangkut memakai Truck Colt Diesel untuk sementara ditumpukkan di kantor UPTD PUPR Kecamatan Pasirpenyu depan SMPN 1 Airmolek.
Menyikapi aspirasi warga tersebut Ketua MKA LAMR Kecamatan Pasirpenyu, Datok H Agustiar Akhalik SP membenarkan agar tanah hasil galian dari proyek pembangunan jalan jalur dua tersebut dimanfaatkan untuk menimbun jalan umum yang sudah rusak salah satunya ya menimbun jalan menuju Pemakaman Taman Kesuma.
Mantan Anggota DPRD Inhu itu sudah meminta langsung dengan PPTK nya dan Lurah Airmolek Satu, untuk realisasinya nanti akan dimusyawarahkan dengan PPTK, Kontraktor, Konsultan, Lurah dan Tokoh Masyarakat Airmolek, insyaallah hari Senin ini akan digelar musyawarah nya,” tegas Tok Iyal.
Selanjutnya Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hulu, Adila Ansori menambahkan tumpukan tanah dan lubang galian serta aktivitas proyek drainase pembangunan jalan jalur dua itu membuat sejumlah warga tak bisa keluar-masuk rumah atau toko. Kemacetan juga terjadi karena jalan yang makin sempit.
Memang dampaknya terhadap pekerjaan jalan itu besar, Ini memang untuk kebutuhan semua pihak, berharap warga bisa bersabar walaupun dengan aktivitas proyek berdampak menjadi sebuah hambatan dari pendapatan harian mereka.
Politisi Inhu dari Partai Berlambang Mersy itu sangat mendukung proyek lanjutkan jalan jalur dua tersebut sepanjang harapan warga agar pihak yang mengerjakan proyek segera mengangkut tanah tersebut tidak untuk kepentingan lain supaya digunakan untuk menimbun jalan umum yang selama ini mengganggu aktivitas warga.
Pimpinan DPRD Inhu dimasanya itu juga memberikan Apresiasi kepada PUPR Provinsi Riau yang sudah memprioritaskan meluncurkan anggaran dari APBD Riau untuk lanjutkan pembangunan jalan jalur dua Airmolek.
“Diharapkan kepada warga masyarakat Airmolek khususnya Kecamatan Pasirpenyu Kabupaten Indragiri Hulu supaya ikut berpartisipasi selama proses pembangunannya agar bisa lancar tanpa ada hambatan sampai berakhirnya pelaksanaan kontrak proyek tersebut,” ujar Anggota DPRD Inhu.(LAPORAN FAUZI)








Komentar