oleh

Akses Jalan Penghubung Antar Kecamatan di Desa Lembah Dusun Gading Terancam Putus

DETAKSATU, INHU – Ruas jalan penghubung Antar Kecamatan Pasir Penyu dan Lirik yang ada disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuantan Indragiri, tepatnya diperbatasan Desa Lembah Dusun Gading dan Desa Petalongan Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau – Indonesia. Kembali Ambles.

Informasi yang dirangkum awak media Detaksatu.com menyebutkan pembangunan ruas jalan tersebut setiap tahun dianggarkan sangat besar mengunakan APBD Kab Inhu, pertanyaannya sampai sekarang belum ada terjawab kenapa jalan yang kondisinya berada didaerah aliran Sungai Indragiri itu tetap Pemkab Inhu bersemangat untuk mengaspalnya.

sementara yang dibutuhkan jalan tersebut pengamanan tebing/turap agar tidak lonsor dihantam abrasi baru ditingkatkan programnya pembangunannya ke aspal.

Diketahui kalau tidak ada halangan untuk TA 2021 jalan yang sudah longsor bibir jalannya kesungai itu akan dilaksanakan pembangunannya sepanjang 750 meter, sementara kondisi disepanjang jalan yang sudah teraspal sudah terjun bibir jalannya kesungai.

Warga setempat, Hasan Basri mengatakan jalan yang sudah diaspal tahun kemaren itu bibir jalannya sudah terkikis oleh air sungai, kalau Pemerintah mulai dari Pusat, Provinsi dan Kabupaten termasuk Anggota DPR dan DPRD sudah berdatangan berkunjung meninjau jalan ini sangat disayangkan oleh masyarakat sampai saat ini.

“Alhamdulillah belum ada tanda tanda akan dibangun turapnya sementara kerusakan bibir jalan yang sudah diaspal bergerak terus setiap hari dihantam abrasi sungai indragiri,” kesalnya.

Apalagi kalau cuaca hujan lebat didaerah bagian hulu otomatis mengundang banjir jelas pergerakan tanah kembali terjadi di titik yang sama bakal menghantam kenyamanan rumah penduduk disekitar lokasi bibir jalan Lonsor tersebut.

Dijelaskan Hasan Basri, Lokasinya sekitar 200 meter dari lokasi longsor pertama, pergerakan tanah kembali terjadi hingga menyebabkan bibir jalan sepanjang sekitar 50 meter, terjun kesungai.

Kalau kondisi seperti sekarang memang jalan itu masih bisa dilalui oleh kendaraan Roda Empat dan Roda Dua apabila melewatinya hati hati, tapi kalau tidak waspada kendaraannya bakal terjun kesungai.

“Warga setempat minta pemerintah sebelum lanjut dikerjakan pengaspalan dijalan tersebut agar bangun dulu Turap Penahan Tebing (TPT) agar pembangunan aspalnya tidak membazir seperti yang sudah sudah,” pinta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Lembah Dusun Gading itu. (Laporan Fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru