oleh

Ingin Bunuh Diri, MES Serahkan Diri ke Polsek Payung Sekaki

Pekanbaru, Detaksatu : Terungkap, pembacokan yang dilakukan oleh tersangka MES (26) terhadap istrinya SA (30) dilakukan secara sadis dan tanpa belas kasihan. Membacok istri hingga kedua tangan putus dan sebilah parang lengket di kepala korban.

“Hasil otopsi forensik, terdapat luka bacokan sangat dalam di bagian kepala sebelah kiri, tengkorak kepala pecah dan kedua tangan putus,” kata Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Maitertika, saat mengggelar konfrensi pers diruangan Mapolsek Rumbai Pesisir, Rabu (07/07/2021) pagi.

Seperti diketahui, tersangka ML membacok istrinya SA (30) hingga tewas tak bernyawa saat berada di rumahnya, Jalan Sekolah, Kecamatan Rumbai Pesisir, Sabtu (03/07/2021) sekitar pukul 14.30 Wib.

Pembunuhan berencana ini berawal dari pertengkaran hebat antara tersangka MES dan korban yakni istrinya SA pada Rabu (30/06/2021). Saat itu, korban cemburu melihat tersangka chatingan dengan perempuan lain di media sosial (medsos).

Pertengkaran terus berlanjut setiap hari. Dan setiap melakukan pertengkaran, korban kepada tersangka selalu ingin pisah dan mau kembali sama mantan suaminya.

Pelaku yang sakit hati dan tak terima dengan ucapan itu, memiliki niat untuk menghabisi nyawa istrinya. Puncaknya pada Sabtu (03/07/2021) sekitar pukul 14.00 Wib, mereka kembali cekcok lagi di dalam rumah. Saat itu, tersangka lapar dan ingin disiapkan makanan.

Namun, ucapan tersangka ditolak oleh korban dan mengaku tidak pandai masak. Pelaku lalu meminta korban untuk mengambil uang Rp 20.000 yang berada di saku bajunya untuk dibelikan mie instan untuk dimasak dan dihidangkan. Namun, korban menolak.

Keluar ucapan dari mulut korban lagi bahwa dirinya ingin bercerai dan tak akan mau lagi mempertahankan hubungan ini dan ingin berpisah serta mau menikah lagi dengan mantan suami.

“Awalnya tersangka memukul menggunakan badan parang sebanyak 2 kali. Korban menangkis parang itu, korban tersungkur. Saat korban jatuh, dengan perkataan kasar dan kebencian, parang tajam kembali diayunkan tersangka sekuat tenaga ke arah korban dan ditangkis korban hingga tangan korban putus, kepala korban pun dibacok sebelah kiri dan mengeluarkan banyak darah segar,” ucap Meitertika.

Gelisah Usah Membunuh

Tersangka MES (26) usai membunuh istrinya SA (30) tak lama kemudian menghubungi kakaknya melalui sambungan telepon dan menceritakan bahwa dirinya baru saja menghabisi nyawa isitrinya. Namun, oleh kakaknya tidak direpon.

Tersangka gelisah dan mondar mandir di tempat kerjanya yang berada di Jalan Riau Ujung. Dalam keadaan dosa yang sangat besar, timbul niat dalam dirinya ingin mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri terjun ke Sungai Siak. Namun, niat itu diurungkan oleh tersangka.

“Karena tempat kerja tersangka dekat dengan Polsek Payung Sekaki, dia lalu menyerahkan diri, Sabtu (03/07/2021) sekitar pukul 19.30 Wib. Karena TKP berada di wilayah hukum Polsek Rumbai Pesesir, kemudian petugas Polsek Payung Sekaki melaporkan kejadian itu kepada kita sekitar pukul 20.00 Wib,” kata Maitertika.

Dari hasil keterangan saksi-saksi dan pengakuan tersangka, Meitertika mengatakan bahwa pembunuhan ini direncanakan. Tersangka dijerat pasal berlapis atas perbuatannya menghilangkan nyawa orang.

Diamankan juga barang bukti berupa sebilah parang dengan noda bekas darah yang telah mengering serta 1 unit handphone merek samsung warna biru.

“Tersangka dijerat Pasal 340 KUHPidana dan Pasal 44 ayat 3 Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan maksimal hukuman mati,” terangnya.

Laporan : Kim PKU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru