oleh

Pengalihan Truck ODOL Belum Berakhir Sampai Tim Gabungan Dishub dan Polri Lakukan Razia Dijalan Elak dan Simpang Empat Japura

DETAKSATU, Inhu – Aksi pengalihan jalan terhadap Kendaraan Jenis Truck Over Dimension and Over Load (ODOL) oleh Forum Penyelamat Aset Negara (FPAN) ke Jalan Elak Desa Batu Gajah Air Molek Kec Pasir Penyu dan Simpang Empat Japura Kec Lirik Lirik Kabupaten Inhu, Prov Riau, dimungkinkan bisa berakhir setelah dilakukan Operasi Razia ODOL oleh Tim Gabungan Dishub dan Polri.

DPRD Prov Riau Komisi IV yang membidanggi Dishub pada hari Rabu (09/6/2021) kemaren menanggapi surat pengaduan dari masyarakat airmolek melaksanakan fungsinya telah turun berkunjung kelapangan beberapa hari kemudian akhirnya mengundang berbagai pihak seperti Dishub dan PUPR Prov Riau dan Pengurus FPAN terdiri dari kelompok masyarakat dan 2 orang Anggota DPRD Inhu untuk melakukan Pertemuan (Hearing) terkait Pengalihan Truck ODOL bertempat di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Riau.

Hadir dalam acara Hearing terlihat diantaranya Ketua DPRD dan Ketua serta Anggota Komisi IV, PUPR Riau, Dishub Riau, Anggota DPRD  Inhu dan Pengurus FPAN Kec Pasir Penyu Kab Inhu.

Dalam acara Dengar Pendapat itu, masyarakat yang tergabung dengan FPAN
minta (1) PUPR Riau untuk Tahun Anggaran 2021 dijalan Elak hanya untuk Pemeliharaan dan untuk Peningkatan Pembangunan Jalan Elak pada Tahun Anggaran 2022 di Jalan Elak harus di Cor Beton, (2) Dishub dan Polda Riau harus melakukan Razia serta menertibkan kendaraan Truck ODOL yang dari arah Peranap dan dari arah Simpang Empat Japura agar tidak masuk lagi kejalan sudirman Kota Air Molek.

Alasan kenapa truck odol dilarang masuk kejalan dalam  kota airmolek adalah untuk menyelamakan ketahanan kualitas jalan 2 jalur dan keamanan pengguna jalan dari Lakalantas.

Selanjutnya Ketua Penasehat FPAN, Hatta Munir mengucapkan, Alhamdulillah berkat Perjuangan Forum Penyelamat Aset Negara (FPAN) Kec Pesir Penyu dalam aksi pengalihan kendaraan berat ke jalan Elak Batu Gajah – Sungai Karas Lirik.

Dipertegas lagi Truck Odol kenderaan yang bermuatan yang melebihi kapasitas 8 Ton tidak melewati jalan Sudirman – Simpang Empat Japura, keberhasilan ini tidak terlepas dibantu melalui sebahagian memviralkan melalui pemberitaan Media Massa yang peduli dengan perjuangan FPAN.

Lanjut Tokoh Masyarakat Inhu yang pernah menjadi Anggota DPRD itu dengan dukungan pemberitaan media yang peduli dengan perjuangan FPAN, akhirnya pihak DPRD Riau turun gunug dan DPRD langsung bersikap pada tanggal (9 Juni 2021) melaku kan Hearig digedung DPRD Riau dengan pihak pihak terkait, Dishub, PUPR Riau  membahas keberatan warga masyarakat terhadap kendaraan berat yang melewati jalan Sudirman, karena jalur jalan Sudirman sangat padat dilewati kenderaan akibatnya rawan laka latas, kemudian jalan yang baru dibangun jalur dua mulai hancur akibat dilalui kenderaan bermuatan berat yang melebih tonase dari 8 Ton.

Akhir nya DPRD Riau dalam waktu dekat akan meminta Pemprop Riau dan pihak pihak terkait dalam hal lalu lintas berdasar kan UU No 22 Th 2009 untuk bertanggung jawab dalam kelancaran dan keselamatan jiwa manusia di jalan raya.

Masyarkat Kec Pasir Penyu memberikan Apresiasi dan sangat berterimakasih kepada media yang telah turut menyuarakan perjuangan FPAN, sehingga pihak pihak yang bertanggung jawab terbangun dari tidur nya.

Semoga media yang telah turut membantu untuk memviralkan dan meliput perjuangan FPAN dilapangan mendapat balasan amal ibadah dari Allah SWT, dan FPAN juga berterimakasih kepada warga masyarakat Kec Pasir Penyu yang ikut berpartisipasi membantu anggota FPAN di lapangan secara sukarela, dan penuh kebersamaan kekompakan dalam menyelamatkan Aset Negara adalah salah satu untuk keberhasilan pembangunan didaerah dimana kita berada.

Masih ulas Pak Hatta, kepedulian sosial merupakan salah satu dari ujut amal ibadah untuk menuju akhirat.
Janganlah  menjadi penonton abadi, seakan akan tidak punya kepedulian terhadap kepentingan ahlayak ramai, jangan berpikir seperti masa bodoh hidup ini, berbuatlah sebagai mana pepatah melayu mengatakan dimana bumi dipijak, disana pula langit dijunjung.

“Mediasi dan Hearing sudah kita lakukan hanya tinggal menunggu tindaklanjut dari pihak terkait, namun Aksi Pengalihan Truck Odol sepanjang belum direalisasikan tuntutan masyarakat masih berlangsung sampai waktu yang tidak ditentukan,” pungkas H Munir.

Selanjutnya Informasi yang dirangkum Editor Detaksatu.com dari Humas dan Publikasi FPAN, H Harpen melalui Washaap Group FPAN mengatakan tadi saya dapatkan kabar dari Kades Batu Gajah Ibu Endang bahwasanya beliau telah dihubunggi pihak Dishub Prov, kemungkinan Senin (14/6/2021) akan lakukan Razia Odol di Kawasan jalan Elak Batu Gajah. Esok Pagi Jumat (11/6/2021) Dishub akan Rapat dengan Polda Riau. singkat H Harpen. (Laporan Fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru