oleh

Jalan Provinsi Riau Yang Melintasi Kota Air Molek, Lalak, Kelayang dan Peranap Sudah Hancur, Mantan Dewan Lapor Pak Gubri Dan Ka DPRD Riau

DETAKSATU, Inhu – Masyarakat sebenarnya sangat kesal dengan kehadiran berbagai kendaraan yang bertonase berat melintasi jalan provinsi yang ada di setiap kecamatan, namun sebaliknya yang lebih kesalnya lagi kenapa pemerintah dalam hal ini mengeluarkan izin operasionalnya jadi masyarakat serba salah.

Pasalnya Ratusan jumlahnya Truk Bertonase Berat yang melintas dijalan provinsi yang ada dalam kota Kec di Inhu seperti Truk Batu Bara, Truk Tengki CPO, Truk Batu Logas, Truk Kayu Balak, Truk Sawit dan sejenis Tronton lainnya setiap hari melewati jalan provinsi tersebut.

Sekali sekali nampaknya harus kita stop truk bertonase berat ini supaya Pihak yang berkompeten turun gunung untuk menyelesaikannya.

Karena sudah serba salah otomatis jalan yang dilintasinya karena sudah tidak sesuai kapasitas bobot jalan wajar luluh lantah, maka salah satunya masyarakat melaporkan melalui media ini kepada Gubernur Riau dan Ketua DPRD Riau dan Anggota perwakilan Dewan Inhu.

Salah satunya seperti Jalan milik provinsi yang melintas mulai Jalan Simpang Empat Japura Lirik sampai Kec Cerenti Kuansing dalam beberapa tahun ini kondisinya kurang mendapat perhatian serius dan secara intensif dari pihak terkait.

Pasalnya setelah dilalukan investigasi dan penyisiran disetiap kondisi badan serta bahu jalan sudah parah untuk memperbaikinya perlu anggaran dana dari APBD Provinsi Riau sungguh sangat besar akibat pembiaran yang terjadi selama ini.

Masyarakat tentu dalam hal ini menuding Pemprov melalui Dinas PUPR  tidak serius melaksanakan program peningkatan ataupun pemeliharaan jalan provinsi yang ada dikab Inhu-Kuansing, pertanyaannya kenapa bisa luluh lantah seperti ini kondisi jalan lintasnya.

“Masyarakat pengguna jalan provinsi hanya bisa berharap kepada Gubri dan Ketua DPRD Riau harus memperhatikan kondisi jalan tersebut sehingga kondisinya tidak separah itu,” pungkas Mantan Anggota DPRD Inhu, H Agustiar Akhalik SP.

Selanjutnya dilansir dalam pertemuan mencari solusi untuk memperbaiki jalan provinsi tersebut dengan Pemkab Inhu di Kantor Bupati pada kesempatan itu, Ketua Forum Perusahaan, Asri mengatakan, selama ini perhatian perusahaan terhadap jalan sudah ada, namun diakui belum optimal.

“Karena, saat di perbaiki beberapa titik, ternyata di badan jalan lainnya juga rusak,” ujarnya.

Kerusakan badan dan bahu jalan, jika dihadapi bersama maka kedepan jalan lintas akan semakin baik. Namun demikian penting berkeadilan perlu misalnya, perusahan kayu, batu bara, sawit.

Parahnya kerusakan ini juga diakui oeh mantan wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar yang sempat melalui jalan tersebut dari Teluk Kuantan menuju Air Molek saat melakukan roadshow partai Demokrat yang dipimpinnya.

Begitu juga dengan anggota DPRD Riau yang juga ketua Komisi V, Eddy M Yatim yang ikut dalam rombongan Asri Auzar.

“Ini akan menjadi masukan bagi saya di dewan nantinya. Kerusakan ini memang memprihatinkan,” ucap Sekum Demokrat Riau ini.
(Lap Editor)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru