Pekanbaru, Detaksatu.com : Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr H Nopriadi, SKM, MKes, menjadi salah satu narasumber utama dalam Kuliah Umum bertema “Menjadi Universitas Hang Tuah Pekanbaru Unggul dan Berdampak” yang digelar di Hotel Prime Park Pekanbaru, Senin (8/9/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka penyambutan mahasiswa baru Universitas Hang Tuah Pekanbaru Tahun Akademik 2025/2026.

Dalam paparannya, Dr. Nopriadi menyampaikan perkembangan sistem pendidikan tinggi di Indonesia sekaligus capaian yang telah diraih LLDIKTI Wilayah XVII. Ia menekankan agar Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Hang Tuah segera meraih akreditasi unggul, mengingat besarnya potensi dengan banyaknya dosen bergelar doktor dan berkualifikasi akademik Lektor Kepala.
Lebih lanjut, ia meng-highlight Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, khususnya mengenai bentuk perguruan tinggi, tujuan pendidikan tinggi, asas pendidikan tinggi, serta hak dan kewajiban mahasiswa.
“Mahasiswa berhak mendapatkan pendidikan bermutu, layanan terbaik, serta akses beasiswa. Namun di sisi lain, mahasiswa juga wajib menjunjung tinggi etika akademik, adab, dan ilmu,” tegasnya.
Dr Nopriadi juga menekankan bahwa transformasi perguruan tinggi harus berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Universitas Hang Tuah Pekanbaru didorong menjadi akselerator kemajuan wilayah melalui program strategis seperti magang industri, KKN tematik, tracer study, hingga inkubasi bisnis.
Dalam sesi panel, Kepala LLDIKTI XVII berdampingan dengan Ketua PWI Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar, yang membahas peran jurnalistik sebagai pilar keempat demokrasi. Diskusi ini memperkaya perspektif mahasiswa mengenai kontribusi keilmuan dan profesi terhadap pembangunan bangsa.
Kuliah umum yang turut menghadirkan Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru, dr H Zainal Abidin, MPH, Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Prof Dr Syafrani, MSi, serta tokoh nasional lainnya, ditutup dengan ajakan bersama untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan berdampak nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Lap : Vie







Komentar