oleh

Ketua DPC PKB Inhu Datanggi Mangku Adat Talang Jerinjing Berikan Hadiah Tanjak

Inhu, Detaksatu : Mangku Adat Talang Mamak di Talang Jerinjing di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, atas nama Langka menerima Tanjak kehormatan dari Dodi Irawan yang merupakan ketua tim pemenangan Pasangan calon (Paslon) Bupati Inhu Rizal Zamzami-Yoghi Susilo (Ridho) nomor urut 5.

Tanjakan yang diserahkan Dodi Irawan kepada Mangku Adat Talang Mamak Langka di Talang Jerinjing berwarna hitam yang dipakainya, penyerarahan tanjak langsung dilakukan prosesi pemasangan tanjak oleh Dodi Irawan kepada Mangku Adat Talang Jerinjing Minggu (22/11/2020) di rumah besar Mangku Adat Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengatbarat yang dihadiri Ninik dan Mamak serta masyarakat adat Talang Jerinjing.

Usai Dodi Irawan yang dikenal sebagai politisi yang juga Sastrawan Riau ini memasangkan Tanjak ke Mangku Adat Talang Mamak di Talang Jerinjing, Dodi Irawan diajak makan sirih, dan diawali dengan pantun oleh masyarakat adat Talang Jerinjing, berikut bunyi pantunnya:

Tapak burung layah
tarbang uncah di uncah
Santplah serenang sekapur Nak same dengan mengunyah

Pantun pertanda memulai makan sirih dibalas oleh Dodi Irawan berikut bunyi pantunnya:

Sungguh cantiklah sidaun sirih Daunye kadang belobang kadang mengange Saye ingin nak makan sirih Tetapi belum tau carenye

Saat sedang mengunyah sirih, sejumlah pantun yang disampaikan oleh masyarakat adat Talang Mamak di Talang Jerinjing dibalas oleh Dodi Irawan yang seperti berbalas pantun.

Usai prosesi penyerahan Tanjak dan makan sirih, Mangku Adat Talang Jerinjing, Langka memperagakan cara mencoblos Paslon nomor urut 5 Ridho, agar masyarakat adat tidak salah memilih. “Datnagi TPS dan saat mencoblos, kamu buka kertas sura dan coblos calon bupati yang pakai tanjak,” kata Langka.

Sedangkan Dodi Irawan sebagai ketua tim pemenangan Paslon nomor urut 5 Rizal Zamzami-Yoghi Susilo dalam kesempatan itu bercerita riwayat Inhu dan sebelumnya bernama Indragiri yang dahulunya merupakan wilayah kerajaan bernama “Kerajaan Indragiri” yang pernah berjaya selama 8 abat jauh lebih lama dari kerajaan siak yang hanya 2 abat dan kerajaan Malaysia yang juga hanya 2 abat.

“Kami mendukung keberadaan masyarakat adat Talang Mamak di Inhu, sudah seharusnya keberadaan masyarakat adat Talang Mamak dan hak hak adat Talang Mamak dipayungi oleh peraturan daerah (Perda), oleh pemerintah daerah,” ujar Dodi dan disambut tepuk tangan.

Usai acara, Dodi Irawan yang juga ketua DPC PKB Inhu dan menjabat sebagai ketua komisi II di DPRD Inhu mengunjungi sejumlah dusun di Desa Talang Jerinjing tersebut, dan dalam kesempatan itu Dodi Irawan juga mendapatkan sambutan hangat dari pemuda Talang Mamak di Talang Jerinjing yang sedang bermain volly ball.

Kemudian dalam kesempatan itu juga, Mangku Adat serta masyarakat ketika Dodi Irawan berpamit pulang, terlihat mata masyarakat Talang Mamak di Talang Jerinjing itu berkaca-kaca saat bersalaman dengannya, masyarakat adat Talang Mamak tersebut seraya mengucapkan permohonan dan memintanya untuk hadir di setiap acara adat Talang Mamak di desa Talang Jerinjing.

Laporan Editor

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru