oleh

Kadis Perkim Rohil Puji Kualitas Pembangunan Rusus Nelayan

Rokan Hilir, detaksatu.com – Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Zulfahmi, ST, MT
puji kinerja CV Era Asra Persada dalam proses pembangunan rumah khusus (Rusus) nelayan yang dibangun di Kampung Pinggir Laut (KPL), Kelurahan Bagan Hulu, Senin, (29/6/20).

“Alhamdulillah, kualitas dan progress pembangunan rusun nelayan ini sangat baik. Material digunakan juga bagus. Kita sangat senang karena dikerjakan sesuai bestek, terlihat dari besi dan campuran semennya,”kata Zulfahmi didampingi Kabid Pemukiman, Tito Satria, ST, Kabid Perumahan, Yuni Hardi, SE dan Kasi Penyediaan Perumahan dan Rehabilitasi Perumahan, Novi Kopriyadi, ST usai meninjau.

Zulfahmi berharap pembangunan rusus nelahan bisa tepat waktu sesuai dengan kontrak kerja dengan masa 6 bulan kerja sehingga bisa dimanfaatkan oleh para nelayan nantinya. Ia menambahkan, sesuai dengan intruksi Bupati Suyatno, Perkim akan mengajukan kembali usulan tambahan pembangunan rusun nelayan karena saat ini yang dibangun hanya 30 unit, sementara jumlah nelayan di KPL banyak.

“Usulan yang diminta Pak Bupati sudah kami siapkan,”ujarnya. Dijelaskan Zulfahmi, Perkim Rohil awalnya telah mengusulkan pembangunan rusus 100 unit, namun hanya disetujui 30 unit. Sambungnya, jika tidak ada halangan lanjutannya akan dikerjakan pada tahum 2021 atau 2022 dengan jumlah maksimal 30 unit lagi.

Zulfahmi mengakui, dengan jumlah 30 unit yang dibangun sekarang sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah nelayan yang banyak. Untuk itu ia berharap program dari Pemerintah Pusat ini bisa dilanjutkan.”Mudah-mudahan proposal yang kami usulkan dapat diterima oleh Kementerian PUTR melalui Satker Perumahan Provinsi Riau,”ucap Zulfahmi.

Jika usulan diterima, lanjut Zulfahmi, pembangunannya akan tetap di satu lokasi karena lahan yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah cukup lebar bisa membuat rusus 100 unit lagi. “Jadi untuk lahan tak ada persoalan, masih sangat luas. Makanya kita berani minta usulan pembangunan tambahan rusus ini. Jika masih kurang, kita akan coba lagi usulan sesuai dengan jumlah nelayan yang ada di KPL ini dengan rumah yang bersih dan sehat,”bebernya.

Untuk saat ini, jelas Zulfahmi, total anggaran 30 unit rusus nelayan dengan lebar 5×6 perunit itu secara global Rp 3,5 milyar. Dengan angka segitu, terangnya, selain rumah, juga akan disiapkan instalasi litrik, pembuatan drainase dan air bersih berupa sumur dangkal. Saat ini, progress pembangunan sudah 10,29%.

Laporan : Sutrisno

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru