oleh

Disperkim Rohil Bangun 103 RLH Skala Prioritas dan Sanitasi

Rokan Hilir, Detaksatu : Tahun 2020 ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Rokan Hilir akan membangun Rumah Layak Huni (RLH) sebanyak 103 unit. RLH sebanyak itu tersebar di 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir. Jumlah tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dimana hanya 71 unit.

“Untuk tahun 2020 ini kita akan membangun RLH sebanyak 103 meningkat dari tahun 2019 yang kita bangun hanya sebanyak 71 unit RLH yang tersebar di 13 Kecamatan,” kata Zulfahmi, ST, MT, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Rokan Hilir.

Saat ini, sambung Zulfahmi, pihaknya terus menggesa perencanaan pembangunannya dalam waktu dekat. Saat ini katanya, pihaknya sedang menyiapkan dokumen setelah itu baru menyiapkan jadwal pengerjaan fisik yang akan di kerjakan pihak ke-3 dengan sistem Penunjukan Langsung (PL) dengan nilai yang bervariasi sesuai kondisi tanah di setiap Kecamatan.

“Hasil rapat, kami akan tayang perencanaan di awal bulan Febuari ini, setelah itu, atau satu bulan berikutnya baru dijadwalkan penyerjaannya yang di serahkan kepada pihak ke-3 atau Penunjukan Langsung (PL) dengan nilai bangunan bervariasi sesuai kondisi tanah di masing-masing Kecamatan, contoh di Kecamatan Pasir Limau Kapas senilai 120 juta sementara di Kecamatan Bagan Sinembah senilai 90 Juta saja,yang jelas rumah serupa harga berbeda namun hasil tetap sama,” jelasnya.

Sementara untuk pembangunannya sendiri, tambahnya, mengacu pada skala prioritas sesuai hasil backlog/survey yang dilakukan tim di lapangan pada tahun 2019 lalu yang telah melalukan survey kelapangan dengan melihat langsung kondisi rumah masyarakat yang benar-benar berhak menerimannya.

” Masyarakat yang belum mendapat jatah RLH ini bersabar,semua sudah terdata oleh kita,namun kami dahulukan yang prioritas dulu yang benar-benar berhak menerimannya sesuai krateria misalnya meraka sudah tua,janda dan tidak mempunyai pekerjaanserta rumah mereka terkena banjir,Kita berharap masyarakat dapat memaklumi hal ini, “pungkasnnya.

Daftar Pembangunan RLH Tahun 2019 antara lain, Kecamatan Bangko (10 Unit), Kecamatan Kubu (5 Unit), Kecamatan Kubu Babusalam (5 Unit), Kecamatan Rimba Melintang (7 Unit), Kecamatan Bangko Pusako (10 Unit), Kecamatan TPTM ( 5 Unit), Kecamatan Batu Hampar (5 Unit), Kecamatan Rantau Kopar (5 Unit), Kecamatan Pujud (10 Unit), Kecamatan Tanah Putih (9 Unit).

Daftar Pembangunan RLH Tahun 2020, antara lain, Kecamatan Bangko (12 Unit), Kecamatan Palika (21 Unit), Kecamatan Pujud (5 Unit), Kecamatan Bangko Pusako (5 Unit), Kecamatan Tanah Putih (7 Unit), Kecamatan Bagan Sinembah (13 Unit), Kecamatan Simpang Kanan (10 Unit), Kecamatan Tanjung Medan (9 Unit), Kecamatan Rantau Kopar (5 Unit), Kecamatan Sinaboi (5 Unit), Kecamatan Perkaitan (5 Unit), Kecamatan Rimba Melintang (5 Unit), Kecamatan Kubu (1 Unit).

Sanitasi di 5 Kecamatan

Ket Foto : Pembangunan sanitasi di kabupaten Rokan Hilir

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Rokan Hilir akan membangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) atau yang biasa di kenal Sanitasi untuk Pondok Pesantren di 5 Kecamatan.

SPALD-S ini di bangun berkat usulan program infrastruktur yang disampaikan pihak Perkim ke pemerintah pusat sehingga pembangunanya dapat terlaksana setelah pemerintah pusat menyetujui dan mengelontorkan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Zulfahmi didampingi Kabid Kawasan Pemukiman, Tito Satria ST, menerangkan, SPALD-S yang akan dibangun tersebut berupa MCK ++ dan Jaringan Perpipaan Bagi Lembaga Pendidikan Minimal 300 Siswa Menetap dengan volume 300.

“Secara keseluruhan jumlahnya ada 10 yang akan di bangun dan pengerjaanya insyak Allah akan kita mulai pada pertengahan April ini,” Kata Zulfahmi.

Kesemuanya dibangun untuk Pondok Pesantren yang ada di 5 Kecamatan. Dan dari 5 Kecamatan itu, sebanyak 7 diantaranya akan dibangun di 2 Kecamatan di mana masing-masingnya 3 di Kecamatan Tanjung Medang dan 4 di Bagan Sinembah. Sedangkan untuk 3 Kecamatan lainya masing-masing 1 unit yakni di Kecamatan Kubu, Bangko dan Rimba Melintang.

“Untuk 3 SPALD-S yang akan di bangun di Kecamatan Tanjung Medan itu diantaranya akan diperuntukan bagi 3 Pondok Pesantren di 3 Kepenghuluan. Diantaranya, Pondok Pesantren di Kepenghuluan Sei Meranti Darussalam, Pondok Pesantren Al Irfanul Hakim di Kepenghuluan Tangga Batu dan Pondok Pesantren At-Thohiriyah Kepenghuluan Sri Kayangan,” Terangnya.

Sedangkan 4 di Kecamatan Bagan Sinembah nantinya akan di bangun di Kepenghuluan Bahtera Makmur tepatnya di Pondok Pesantren Irsyadul, Kepenghuluan Bagan Batu untuk Pondok Pesantren Al Majidiyah, Kepenghuluan Jaya Agung di Pondok Pesantren Tarbiatul dan Kepenghuluan Bagan Batu Kota yang akan di bangun di Pondok Pesantren Al.

“Semoga apa yang telah ditugaskan dari pemerintah pusat tersebut bisa terlaksana sebagaimana yang di harapkan dan semoga dengan dibangunnya Sanitasi di 10 Pesantren ini nantinya bisa dimanfaatkan dan di jaga dengan baik oleh baik pengelola maupun para Santri yang ada di masing-masing Pondok Pesantren,” tutupnya.(advetorial)

Laporan : SW Rohil

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru