oleh

Penanganan Covid-19 dan Penggunaan Dana Desa, Pemkab Inhu Video Conference Seluruh Camat, Kades dan Lurah

Rengat, Detaksatu : Terkait Wabah Virus Corona (Covid-19), dan Pengunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Rabu (22/4/2020) melakukan rapat melalui Video Conference dari ruang rapat Kantor Dinas PMD dengan Camat dan Kades/Lurah se Inhu.

Dalam melakukan Video Conference tersebut, Bupati Inhu Diwakili oleh Dra Hj Erlina Wahyuningsih (Assisten III), Riswidiantoro (Plt Kadis PMD) didampingi Badan Pengelolah Keuangan Aset Daerah (BPKAD) dan Tenaga Ahli Program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (TA-P3MD), Infektur Boyke David Elman Sitinjak SE MSi Ak CA (Kepala Inspektorat), Drs Nursisman (Kadis Sosial Kab Inhu) dan Syaiful Bahri S Sos (Kadis Capil).

Sementara di Kantor Camat Pasir Penyu mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara dan Nara Sumber dihadiri oleh Bambang Indramawan SSTP MSP (Camat Pasir Penyu), Raja Hasnizar SSos MSi (Sekcam Pasir Penyu), Kades dan Lurah Se-Kec Pasir Penyu, Arif Tri Wardoyo SKM (Plt Ka UPTD Puskesmas Air Molek), para Kasi Kantor Camat Pasir Penyu, Pendamping Desa (PD), Fasilisator Tehnik (FT) serta Fasisator Kecamatan (FK) Pasir Penyu.

Pada Intinya  dalam rapat melalui Video Conference tersebut yang dibahas mencakup Tentang Penggunaan ADD Tahap I (40%), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Kegiatan Pencegahan Penyebaran Covid – 19 dan Kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Diawali sambutan Bupati yan diwakili Assiten III, Dra Hj Erlina Wahyuningsih dalam arahannya mengatakan pesan  Pak Bupati dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan setiap Kantor Pemerintahan harus melakukan Gotong Royong (Bersih Bersih) dikantor masing masing serta mengharapkan kepada Desa harus dapat melaksanakan keseluruhannya terkait penyaluran Dana Desa pada intinya Pemdakab Inhu akan mendukung sepenuhnya dan mempersiapkan kebijakan tersebut.

Selanjutnya dalam arahannya, Plt Kadis PMD, Riswidiantoro meminta masing- masing Camat agar terus memantau kondisi di wilayahnya, termasuk tempat-tempat kerumunan, pasar, industri, tempat pendidikan untuk mengurangi aktivitas, atau menjaga jarak sesuai Protokol Kesehatan.

Selain itu, Camat diminta untuk meningkatkan kerjasama dengan jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan serta Ormas – OKP untuk mensosialisasikan himbauan dari pemerintah, khususnya bagi daerah terpencil yang kemungkinan didatangi orang atau tenaga kerja yang bekerja di daerah lain, di samping membuat surat himbauan camat untuk diteruskan ke setiap Kades, Lurah kemudian diteruskan ke Dusun dan RW/RT untuk dipasang di tempat umum.

Plt Kadis PMD juga meminta setiap camat untuk meng-update setiap informasi, baik dari Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten untuk ditindaklanjuti, serta memberikan laporan secara rutin terkait perkembangan ODP dan PDP di masing- masing Kecamatan.

Berdasarkan laporan dari para camat se Kabupaten Inhu, gugus tugas kecamatan rata-rata telah berkoordinasi dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) kecamatan masing-masing, dimana desa juga memasukkan kegiatan penanggulangan Covid-19 melalui Dana Desa. Bahkan sejumlah desa juga telah melakukan tanggap darurat Covid-19 menggunakan Dana Desa.

Pada Intinya Riswidiantoro paparan Anggaran Dana Desa, APBN 40% harus meliputi penanganan Covid – 19, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Kegiatan Padat Tunai Desa harus mengacu petunjuk Peraturan Mentri Desa Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Perubahan Dana Desa Tahun 2020.

Kadis Sosial, Drs Nursisman dalam arahannya mengatakan diharapkan kepada Kades dan Lurah berikanlah Data Calon BLT diharapkan tidak tumpang tindih dengan penerima bantuan jenis lainnya dan dapat mengacu Data Terpadu Kemensos RI.

Dalam Sambutan Singkat Kadis Capil, syaiful Bahri SSos apabila dalam mencari calon peserta BLT dan Bantuan yang lainnya diharapkan harus sesuai dengan petunjuk tehnis dalam Peraturan dan Perundang Undangan yang berlaku dan setiap warga yang mendapatkan bantuan harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau warga setempat dan dikoordinasikan dengan Dinas Catatan Cipil Kab Inhu.

Inspektur Boyke David Elman Sitinjak  SE MSi Ak CA dalam Closing Sambutannya Inspektorat Kab Inhu tetap melakukan monitoring terhadap penggunaan Dana Desa dan tetap mendukung program Pencegahan Covid – 19, Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta kegiatan Padat Tunai Desa (PTD) diharapkan setiap dana Desa yang dianggarkan terhadap kebijakan tersebut harus dikoordinasikan dengan Inspektorat.

Dalam Video Conference juga diberikan waktu untuk sesi tanya jawab dari 14 Kecamatan yang ikut dalam acara tersebut disetiap masing masing Kecamatan ada 6 kecamatan yang diberikan waktu untuk berinteraksi diantaranya Camat Seberida,  Camat Sei Lalak, Camat Pasir Penyu, Camat Kuala Cenaku, Camat Rengat Barat dan Camat Peranap pada prinsipnya semuanya mempertanyakan terkait masalah kebijakan dilapangan. (Advertorial)

Laporan : Fauzi INHU/ADV

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru