oleh

CBP Wujudkan Jika Biliar Olahraga Bergensi

Pekanbaru, Detaksatu : Community Biliard Pekanbaru (CBP) kembali gelar berbagai iven turnamen Biliar bersama Rumah Biliar yang ada di Pekanbaru. Sebagai turnamen perdana, CBP menyelenggarakan turnamen 9 ball khusus handicap 4 bersama Abege Pool n Cafe, Pekanbaru.

Pada turnamen ini CBP kembali berhasil menjaring dan meningkatkan kemampuan atlit menuju jenjang lebih tinggi sesuai prestasi yang diraih atlit menjuarai turnamen.

Ketua Community Biliar Pekanbaru (CBP) Supriyanto, mengatakan untuk peningkatan prestasi dan standar kualitas atlit, CBP memiliki menejemen dan program penilaian. Seperti kelas handicap dan tingkatan kemampuan atlit yang diambil dan nilai dari poin-poin yang diraih atlit selama mengikuti turnamen. Artinya atlit yang berhasil memenangkan kejuaraan dalam turnamen diberikan poin sesuai juara yang di raih.

“Berdasarkan poin itulah kita menentukan peningkatan kualitas kemampuan atlit,  dan untuk memutuskannya itu juga melalui rapat bersama seluruh pengurus CBP,” katanya.

Sedangkan untuk tingkat selanjutnya, bagi para atlit yang sudah memiliki kemampuan level lebih tinggi pembinaannya juga beda dan disesuaikan dengan level handicap. Bisa saja menurunkan pada iven-iven besar diluar Riau.

“Yang jelas untuk pembimaan, tahun 2020 ini, CBP terus menyelenggarakan ivent-iven turnamen . Setidaknya beberapa bulan kedepan sudah ada sekitar 6 iven turnamen yang akan diadakan yang sistimnya di gilir pada rumah Biliar,” jelasnya.

Selain itu, kedepan juga banyak momen besar yang akan diselenggarakan oleh CBP. Seperti dalam rangka HUT CBP, Kapolda Cup, bahkan sesuai rencana juga akan diadakan untuk Piala Gubernur Riau. Hanya saja untuk momen besar ini masih dalam penyusunan dan penyesuaian, karena momen ini juga akan diikuti oleh atlit luar Riau dan tidak hanya untuk Riau.

“Yang pasti inti program ini visi meningkatkan kemampuan atlit, membesarkan olahraga biliar serta menghilangkan imej negatif biliar yang selama ini masih dinilai banyak orang sesuai visk misi CBP,” ujarnya.

Lebih jauh katanya, program yang ditaja CBP ini juga tidak juga tidak lepas dari dukungan rumah-rumah Biliar di Riau, KONI Riau dan Pekanbaru serta Pobsi sebagai Induk olahraga Biliar. Karena CBP hanya sebatas pelaksana, pendukung dan mengkoordinir dalam penyelenggaraan iven-iven.

“Sebagai organisasi pecinta biliar CBP akan terus dan tidak akan pernah berhenti berbuat demi atlit dan olahraga biliar. Sehingga kedepan akan terbentuk sistem yang lebih kompetitif untuk memajukan olahraga biliar,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan, salah satu penasehat CBP, Oyong Ezedin, jika saat ini olahraga billiard sudah menjadi pilihan bagi masyarakat dalam mengisi waktu senggang. Begitu juga bagi generasi dalam menyalurkan hobby menjadi berprestasi yang terus memunjukannoerkembangam setiap tahunnya.

“Dulu memang olahraga Biliar di cap negatif banyak orang karena keberadaannya di bar dan club malam, tapi itu dulu yang sekarang jauh berubah dan sudah diikuti semua kalangan dari berbagai sudut pandang. Dan itu juga sudah terbukti dengan prestasi atlit  mengharumkan nama daerah dintimgkat nasional,” katanya.

Olahraga Biliar ini, jauh beda dengan olahraga lain, bermain Billiar bersumber dari ketajaman otak atau pikiran. Secara tidak lansung atau tidak sadar main Billiar mengasah kemampuan geometri dan  daya perhitungan yang tepat demi mencari cela terbaik untuk menang. Sehingga hal ini juga memicu seseorang untuk serius berolahraga Biliar.

“Bagi masyarakat kita yang masih menilai atau terkesan dengan Biliar olahraga negatif bisa mengambil dari prestasi yang dihasilkan. Biliar bukan olahraga sembarangan tapi diakui oleh pemerintah yang terus dibina melalui KONI,” ujarnya.

Lebih jauh kata Mantan Pejabat Eselon II Pemprov Riau ini, ia juga sangat mendukung dengan Visi misi CBP membesarkan olahraga Biliar. Karena merupakan salah satu visi misi luar biasa yang mampu merangkul generasi muda dari kegiatan negatif dan menjadi berprestasi.

“Kita juga menghimbau lah, untuk anak muda kita daripada keluyuran tidak menentu yang juga bisa terlibat kegiatan negatif, bagus salaurkan bakat bermain Biliar. Ikuti CBP yang sudah memliki program pembinaan,” tuturnya.

Disisi lain, rumah Biliar yang ada di Pekanbaru, menyatakan juga siap mendukung program yang ditaja CBP, pasalnya selain sangat bagus juga memberikan imej positif bagi pengusaha rumah Biliar. Terutama dari imej yang selama ini masih dinilai usaha negatif.

Seperti yang disampaikan, Manager Rumah Biliar Abege Pool n Cafe, Mariezca Ellena, jika  dengan adanya turnamen ini juga menunjukan usaha rumah Biliar bukan merupakan usaha negatif tapi olahraga yang bisa menyalurkan bakat dari masyarakat.

Ia mengatakan, di.rumah biliar Abege sudah menyelenggarakan beberapa kali turnamen Biliar. Termasuk turnamen saat ink yang merupakan turnamen kesekian kali dilaksanakan. Atinya juga merupakan bukti keseriusan mendukung kemajuan atlit mengejar prestasi dan membesarkan olahraga Biliar sesuai visi misi Komunitas CBP.

“Sebelumnya kita juga sudah menyelenggarakan beberapa turnamen bersama CBP,  baik untuk handicap 4 maupun Handicap 4,5 dan 6 yang atlitnya juga ada dari luar Pekanbaru atau Riau. Yang pasti untuk mewujudkan atlit berprestasi dan membesarkan olahraga Billiar ini, Abege Pool n Cafe slalu siap memberikan dukungan penuh untuk CBP,” tuturnya.

Laporan : Ndrew**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru