oleh

Pemkab Inhu Tertipkan Usaha Penampungan Buah Sawit Tanpa Izin

Rengat, Detaksatu : Pemerintah Daerah mengatur mekanisme penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dan mengatur tempat pembelian Buah Sawit secara ilegal untuk memberikan perlindungan dalam perolehan harga wajar dan menghindari persaingan tidak sehat diantara pabrik kelapa sawit dan tengkulak.

Tim gabungan Pemkab Inhu melakukan penertiban terhadap usaha pembelian buah sawit yang dikelolah perorangan (tengkulak) oleh masyarakat penampung dari hasil perkebunan yang dimiliki oleh masyarakat tanpa izin.

“Tim terdiri dari beberapa OPD dan tergabung dalam Sekretariat PPNS, melakukan penertiban tempat penampungan hasil sawit masyarakat di KAB Inhu salah satunya di Kecamatan Rengat Barat,” ujar Kepala Kantor Satuan Pamong Praja Inhu H Boby Rachmat kepada wartawan Kamis (12/12/2019) kemaren.

Dikatakan, sebelum penindakan tegas awalnya dilakukan tindakan persuasif kepada pemilik usaha. Setelah tak direspon oleh pengusaha tersebut baru dilakukan penertiban dan ini menindaklanjuti hasil keputusan rapat terkait izin penampungan pembelian buah sawit di Kel Pematang Reba, Kec Rengat Barat,” tuturnya.

Dikatakan, sebelumnya pemilik pembeli buah sawit khusus di Jalan Lintas Pematang Reba-Rengat Pemerintah melalui Satpol PP telah diminta melengkapi izin dan memindahkan tempat lokasi penumpukan buah sawit dari hasil jual belinya tersebut dari badan jalan untuk menghindari kecelakaan.

Sambung Kasatpol tempat pembelian buah sawit di jalan Lintas Pematangreba-Belilas yang berada tidak jauh dari SPBU juga sudah diminta agar melengkapi izin. “Jadi sebelum penindakan, kita sudah melakukan pendekatan persuasif dan edukasi berupa imbauan untuk pengurusan izin ke OPD terkait. Namun tak kunjung direspon,” katanya. (Advertorial)

Laporan : Fauzi INHU/Adv

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru