oleh

Ketua DPRD Kota Bekasi Menolak Pengunjuk Rasa Dengan Mempertanyakan Dari Daerah Pemilihan Mana Mereka

Bekasi, Detaksatu : Masyarakat Kota Bekasi yang menamakan Harimau Patrio harus menerima kekecewaan yang mendalam lantaran Ketua DPRD Kota Bekasi Choiruman Juwono Putro tidak berkenan menemui para pengunjuk rasa.

Sang orator yang mewakili para pengunjuk rasa keluar dari gedung Sekretariat DPRD Kota Bekasi dengan berteriak Ketua DPRD Kota Bekasi tidak mau menemuinya dengan dalih dan alasan dari Daerah Pemilihan (Dapil) mana mereka berunjuk rasa.

“Ketua DPRD Kota Bekasi tidak mau menemui kita (pengunjuk rasa) lantaran dari dapil mana pengunjuk rasa ini” Ujarnya orator yang berteriak diluar gedung Sekretariat DPRD Kota Bekasi, Jawab Barat, Kamis (12/12/2019).

Selain itu orator yang masuk ke dalam gedung Sekretariat DPRD Kota Bekasi juga ditolak untuk meminta Choiruman Juwono Putro meminta maaf atas perkataan yang dinilai membuat masyarakat Kota Bekasi geram.

“Kita yang masuk kedalam ditolak mentah-mentah oleh Ketua DPRD Kota Bekasi sebagai wakil rakyat agar meminta maaf atas perkaat yang pernah di ucapkan ke salah satu media”. Lanjutnya.

Sang orator akan melanjutkannya aksi unjuk rasanya pada hari Senin 16 Desember 2019 mendatang dengan membawa pengunjuk rasa yang berasal dari daerah pemilihan Choiruman Juwono Putro yang berasal dari Pondok Gede dan meminta agar kebijakan Walikota Bekasi dalam hal Kartu Sehat dapat di lanjutkan pada tahun 2020.

“Ketua Dewan yang terhormat kami akan kembali lagi hari senin esok dengan membawa warga Pondok Gede sesuai dapil ketua dan kami akan menuntut agar kebijakan Walikota Bekasi dapat terlaksana ditahun 2020” ucap sang orator sambil naik ke mobil komando.

Laporan : Tommy Alfa Bekasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru