oleh

Politisi Gerindra Angkat Bicara Terkait Putusan MK Perbolehkan Mantan Narapidana Maju Pilkada

Jakarta, Detaksatu : Terkait putusan Mahkmah Konsitusi yang memperbolehkan mantan Narapidana maju dalam pencalonan kepala daerah di tanggapi oleh salah satu politisi Partai Gerindra dan Anggota DPR RI Komisi 2 Sodik Mujahid.

Saya fikir ini adalah jalan tengah yang baik dan bijak dan tetap konstitusional. Kelompok pertama berpendapat mantan Narapidana tidak boleh maju sebagai sangsi sosial serta efek jera.

Kelompok kedua berpendapat boleh maju karena mantan napi tetap mempunyai hak untuk memilih dan dipilih,”ucap Sodik Mujahid yang diterima awak Media Detaksatu.com, Rabu.(11/12/2019).

Ditambahkan Sodik, Gerindra sendiri patuh kepada konstitusi dan hukum termasuk putusan MK terbaru, tapi tetap aspiratif yakni sperti sudah dinyatakan oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Yang tidak kalah pentingya adalah KPU dan masyarakat terutama media memberikan pencerahan kepada masyarakat calon pemilih tentang background setiap kandidat pilkada sebelum pelaksanaan Pilkada.

“Keputusan MK Walaupun belum maksimal tapi ada efek jera, munculnya harapan agar para politikus yang mantan narapidana ada efek jera.
Tapi memamg soal efek jera harus dilakukan scara simultan dalam berbagai bidang tidak hanya dalam pilkada saja,” Jelasnya.

Laporan : Sat Hukrim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru